Kamis, 07 Mei 2020

ZIKIR ADALAH AMALAN TERBAIK DAN TERSUCI

Bismillah

ZIKIR ADALAH AMALAN TERBAIK DAN TERSUCI


عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ، وَأَزْكَاهَا، عِنْدَ مَلِيكِكُمْ، وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ، وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ إِعْطَاءِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ، وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ، فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ ” قَالُوا: بَلَى. قَالَ: «ذِكْرُ اللَّهِ تَعَالَى»

Dari Abu ad-Darda` beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: 'Maukah kalian aku beritahu:
• Amalan terbaik,
• Tersuci kalian di sisi Allah, dan
• Paling tinggi dalam derajat kalian, serta
• Lebih baik bagi kalian dari diberi emas dan perak, dan
• Lebih baik dari berjumpa musuh kalian lalu kalian penggal leher mereka, dan mereka memenggal leher kalian?'

Mereka menjawab: ‘Ya.’

Rasulullah ﷺ menjawab: 'Zikir kepada Allah.' [Imam Malik dalam al-Muwatha` no. 524, Ahmad dalam Musnadnya no. 21702, at-Tirmidzi dalam Sunannya no. 3377, Ibnu Majah dalam Sunannya no. 3790, dan selainnya]

Faidah Hadis:
1. Keutamaan mengingat Allah ﷻ.
2. Hakikat ibadah bergantung kepada zikir kepada Allah ﷻ.
3. Perintah memerbanyak zikir kepada Alllah ﷻ dalam segala keadaan.
4. Keutamaan mengingat Allah ﷻ (zikir), yang tidak bisa dikalahkan oleh ibadah-ibadah lainnya.
5. Berlomba-lomba menggapai derajat dan kedudukan tinggi di sisi Allah ﷻ dengan memerbanyak zikir.

[Sumber: Fikih al-Ad’iyah wal Adzkar Syeikh Abdurrazaq al-Badr 1/33-38 dengan sedikit penambahan dan pengurangan]

Dalam hadis lainnya, Mu’adz bin Anas al-Juhani radhiyallahu anhu, dari Rasulullah ﷺ:

أَنَّ رَجُلًا سَأَلَهُ فَقَالَ أَيُّ الْمُجَاهِدِينَ أَعْظَمُ أَجْرًا يَا رَسُولُ اللَّه ؟ قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ تَعَالَى ذِكْرًا ، قَالَ فَأَيُّ الصَّائِمِينَ أَعْظَمُ أَجْرًا ؟ قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ ذِكْرًا ، ثُمَّ ذَكَرَ لَهُ الصَّلَاةَ وَالزَّكَاةَ وَالْحَجَّ وَالصَّدَقَةَ كُلُّ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ ذِكْرًا ، فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لِعُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: ذَهَبَ الذَّاكِرُونَ بِكُلِّ خَيْرٍ !! ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَجَلْ

Seorang bertanya kepada beliau ﷺ seraya berkata, 'Mujahidin mana yang paling besar pahalanya wahai Rasulullah?'
Beliau ﷺ menjawab: 'Yang paling banyak zikirnya.'

Ia bertanya lagi: 'Orang berpuasa yang paling banyak pahalanya?'
Beliau ﷺ menjawab: 'Yang paling banyak zikirnya.'

Kemudian orang tersebut menyebutkan salat, zakat, haji dan sedekah kepada Rasulullah ﷺ, dan beliau ﷺ menjawab semuanya dengan sabdanya:
'Yang paling banyak zikirnya.'

Maka Abu Bakar radhiyallahu 'anhu berkata kepada Umar radhiyallahu anhu: 'Orang-orang yang selalu mengingat Allah ﷻ membawa semua kebaikan!!'

Maka Rasulullah ﷺ menjawab: 'Iya.' [HR. Ahmad dalam al-Musnad 3/438 dan ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir 20/186 no 407. Hadis ini disampaikan adanya dua riwayat penguat oleh Syeikh Abdurrazaq al-Abad sehingga beliau berkata: Bisa digunakan untuk berhujjah Insya Allah].

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
“Sungguh pelaku amalan apapun, yang paling utama adalah yang paling banyak zikir (mengingat) Allah ﷻ.
• Orang berpuasa yang paling utama adalah yang paling banyak mengingat Allah ﷻ dalam puasa mereka.
• Orang bersedekah yang paling utama adalah yang paling banyak mengingat Allah ﷻ.
• Orang berhaji yang paling utama adalah yang paling banyak mengingat Allah ﷻ, dan demikian seluruh amalan saleh. [al-Wabil ash-Shayyib hlm 152].

Mengingat Allah ﷻ (Zikrullah) adalah amalan paling utama dan lebih besar dari semuanya. Allah ﷻ berfirman:

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ ﱠ

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Alquran) dan dirikanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (salat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [QS. Al-Ankabut/29:45]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
“Yang benar, bahwa pengertian ayat adalah dalam salat ada dua maksud besar, dan salah satunya lebih besar dari yang lain. Karena salat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, dan berisi zikir mengingat Allah ﷻ. Pahala dari zikir kepada Allah ﷻ tersebut lebih besar dari mencegah perbuat keji dan mungkar. [Ucapan ini dinukil oleh Ibnul Qayyim rahimahullah di al-Wabil ash-Shayyib hlm 152]


Bismillah

URGENSI DAN KETINGGIAN KEDUDUKAN ZIKIR
>> Dalil bahwa salat adalah zikir

Tidak ada yang bisa mengungguli keutamaan zikir dan ketinggian kedudukannya. Bahkan semua amalan dan ketaatan disyariatkan hanya untuk menegakkan zikir kepada Allah ﷻ. Oleh karena itu Allah ﷻ berfirman:

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

“Dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku.” [QS. Thaha/20:14]

Didirikannya salat adalah untuk zikir kepada Allah ﷻ. Hal ini berisi penjelasan tentang agungnya perkara salat, karena salat adalah merendahkan diri kepada Allah ﷻ, berdiri di hadapan-Nya, dan memohon serta menegakkan zikir mengingat Allah ﷻ. Berdasarkan hal ini maka salat adalah zikir.

Dan Allah ﷻ telah menamakan salat dengan zikir dalam firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah (yaitu salat) dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” [QS. Al-Jumuah/62:9]
 
Dalam ayat ini Allah ﷻ menamakan salat sebagai zikir, karena zikir adalah roh, inti, dan hakikat salat. Orang yang paling besar pahalanya dalam salat adalah yang paling kuat, kokoh, dan banyak zikirnya kepada Allah ﷻ. Ini adalah inti semua jenis ketaatan dan ibadah, yang dijadikan sarana hamba mendekatkan diri kepada Allah ﷻ.


Sumber: [Almanhaj.or.id]

Baca artikel lengkap di: https://nasihatsahabat.com/urgensi-dan-tingginya-kedudukan-zikir

══════

Mari sebarkan dakwah sunnah dan meraih pahala. Ayo di-share ke kerabat dan sahabat terdekat.!
www.nasihatsahabat.com
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: +61 (450) 134 878 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Website: https://nasihatsahabat.com/
Email: nasihatsahabatcom@gmail.com
Twitter: @NasihatSalaf
Facebook: https://www.facebook.com/nasihatsahabatcom/
Instagram: NasihatSahabatCom
Telegram: https://t.me/nasihatsahabat
Pinterest: https://id.pinterest.com/nasihatsahabat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar