Jumat, 29 Mei 2020

ALat Kontrasepsi Dalam Rahim(AKDR) atau IUD


Tema: Kesehatan
Selasa, 21 Januari 2020

----------
*MATERI:*

☘ ALat Kontrasepsi Dalam Rahim(AKDR) atau IUD ☘
_Pemateri_ _Bu Wahyu_

🌸Alat kontrasepsi (IUD) adalah plastik berbentuk T seukuran uang logam yang ditempatkan di dalam rahim untuk mencegah kehamilan. Tersedia dua jenis IUD – satu yang tertutup dengan tembaga, yang lainnya mengeluarkan hormon progesteron.

Bagaimana cara kerja IUD?
IUD berlapis tembaga mencegah kehamilan dengan menghalangi sperma untuk membuahi sel telur. Alat ini juga membuat telur lebih sulit untuk dibuahi di dalam rahim. Ketika IUD dilapisi dengan progesteron, cara kerjanya sama, tetapi juga tetapi juga membuat cairan serviks lebih kental, menipiskan lapisan rahim, dan dalam beberapa kasus menghentikan ovulasi. Hal ini mencegah sperma untuk membuahi telur.

Salah satu jenis IUD progesteron juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi aliran darah pada wanita yang mengalami nyeri menstruasi berat (kadang disebut dismenore).

Seberapa efektifkah IUD?
Kedua jenis IUD sangat efektif dalam mencegah kehamilan. Selama beberapa tahun, setiap alat kontrasepsi ada angka kegagalan begitu juga IUD walaupun sdh pasang tdk memungkinkan untuk bisa hamil

▪IUD efektif dari waktu ke waktu dan berlangsung lama. IUD tembaga bisa bertahan hingga 8 tahun. IUD progesteron bisa bertahan selama 3 sampai 5 tahun, tergantung pada merek. Hal ini membuat IUD pilihan yang baik untuk pasangan suami istri dalam rangka menjaga jarak kehamilan. Walaupun IUD bisa bertahan pada waktu yang lama, ginekologis atau praktisi khusus bisa mencabutnya kapan saja.

🌸Kemungkinan efek samping
Efek samping paling umum dari IUD termasuk:
1.perdarahan tidak teratur selama beberapa bulan pertama
dengan IUD tembaga,
2. menstruasi akan lebih banyak dan mengalami kram
menstruasi lebih singkat (atau sama sekali tidak menstruasi) dengan beberapa jenis IUD progesteron
gejala mirip PMS, seperti sakit kepala, jerawat, dan linu pada payudara dengan IUD hormon
Masalah yang jarang terjadi termasuk:

Pengeluaran paksa
IUD bisa keluar dari rahim seorang wanita karena sebuah insiden (yang disebut “pengeluaran paksa”). Terkadang seorang wanita tidak mengetahui hal ini terjadi. Risiko keseluruhan dari hal ini rendah, tetapi mungkin sedikit umum pada wanita yang tidak pernah memiliki bayi.

Anda bisa memeriksa apakah IUD masih tetap berada di tempatnya dengan merasakan benang (dokter atau perawat bisa menjelaskan pada Anda cara melakukannya). Akan lebih baik untuk membiarkan dokter Anda mengetahui keputihan vagina yang mengganjal, kram atau nyeri, demam, atau panjang benang IUD berubah.

Anda akan perlu untuk melakukan pemeriksaan kembali dengan dokter dalam kurun waktu 3 bulan setelah IUD pertama kali ditempatkan. Dokter atau perawat akan memeriksa IUD ditempatkan dengan benar.

☑Siapa yang menggunakannya?
IUD merupakan pilihan KB yang baik bagi hampir semua wanita. Namun, IUD tidak direkomendasikan bila nda:

1. menderita penyakit radang panggul atau infeksi pada organ perempuan
2. sedang hamil atau mungkin hamil
3. memiliki masalah dengan rahim seperti penyakit atau malformasi, atau bila mengalami perdarahan abnormal
4.Memiliki resiko IMS ( infeksi menular seksual)

▪☑Siapa yang menggunakannya?
IUD merupakan pilihan KB yang baik bagi hampir semua wanita. Namun, IUD tidak direkomendasikan bila nda:

1. menderita penyakit radang panggul atau infeksi pada organ perempuan
2. sedang hamil atau mungkin hamil
3. memiliki masalah dengan rahim seperti penyakit atau malformasi, atau bila mengalami perdarahan abnormal
4.Memiliki resiko IMS ( infeksi menular seksual)

▪efek samping setelah pemasangan iud
1.mungkin terasa sakit pada saat pemasangan
2.istirahat secukupnya setelah pemasangan
3.mungkin mengalami kram/mules selama beberapa hari setelah pemasangan

📌 yang perlu di ingat bagi akseptor IUD
1.Jenis iud yg dpakai
2. waktu pelepasan iud
3. kontrol bila ada keluhan
Temui bidan jika:
1. terlambat haif
2. benang berubah panjang atau hilang
3. mungkin terkena IMS
4. sangat nyeri pada bagian bawah perut

🔚🔚🔚

🍀🍀🍀

*TANYA JAWAB*

*GRUP 1*

❓ 1. Nikita Ummu Qonita BM: Nikita . Dps
Tanya:
Bismillaah
Setelah masa nifas , saya langsung haid teratur . Sampai haid yg ke 3 kali kami memutuskan menggunakan IUD merk novaT . Setelah pemasangan bulan berikutnya haid dan lebih banyak memang bulan kedua haid juga . Bulan ke 3 setelah pasang tidak haid sampai dengan sekarang . Kami sudah kontrolkan dan posisi aman dan tidak ada tanda2 kehamilan . Apakah ini aman atau perlu dilepas ? Dan kenapa bisa begitu ? Selain itu butuh waktu berapa lama untuk mengembalikan kerutianan haid setelah pelepasan iud nya dan ikhtiar apa saja yg dapat dilakukan untuk mengembalikan kerutinan jadwal haid seperti sebelumnya ? Terimakasih

Jawab:
Barakallahu fiik mbk nikita
akseptor iud sangat jarang ditemui dg keluhan tidak haid ...biasanya efek yg ditemui darah haid yang banyak ktk haid,nyeri,&siklusnya lbh lama,,apbl akseptor iud didapati tidak haid pada kurun waktu tertentu bisa jd karena faktor hormonal,pengaruh proses menyusui atau krn kehamilan apbl dr hasil pemerilsaan normal berarti krn proses menyusui untuk mengembalikan kerutinan haid cb ibu konsumsi herbal tertentu yg bisa merangasang haid*ada produk dr HNI yg bisa merangsang haid. atau kl pingin hormonal bisa dkombinasi dg pil kb setelah haid penggunaan pil kb bisa dhentikan

❓ 2. Dyan-bedugul, tabanan
Tanya:
1. apakah penggunaan IUD dalam jangka panjang aman? saya menggunakan yg 5th dan tiap 5th diganti
2. haids saya lama 10 hari, sangat banyak pada hari 5,6,7 disertai nyeri (dilep) apakah ini pengaruh pemakaian IUD dan apakah berbahaya?

Jawab:
barakallahu fiik mbk dyan
1.pemasangan iud dalam jangka panjang insyaAllah aman kecuali pada kasus2 yg berhub dg infeksi menular sexual& peny kandungan
2.haid yg banyak & nyeri pada akseptor kb iud krn pengaruh iud dan ini aman tidak berbahaya

🌷🌷🌷

*GRUP 2*

❓ 1. Ratna - denpasar
Tanya:
Saya mau bertanya, teman saya pakai iud, tapi sudah berjalan beberapa bulan skrg malah hamil. Iudnya juga masih di pasang. Itu bagaimana ya?

Jawab:
Barakallahu fiik mbk ratna
minta tlng disampaikan pada teman yg hamil bahwa yg namanya iud bukan berarti tidak bisa hamil 1:1000 angka kejadian kegagalan kontrasepsi masih ada bila menemui kasus seperti iud yg sdh terpasang akan menepi didinding rahim dan tidak mempengaruhi kehamilan.insyaAllah hamilnya masih aman.iud akan keluar bersamaan proses persalinan apabila kehamilan masih trimester awal konsultasikan dg dokter spesialis kandungan untk pengambilan

❓ 2. No Name
Tanya:
Bismillah
Berapa lama jangka waktu IUD Nova T ? wktu pemasangan dulu sy lupa menanyakan jangka waktuny, apa bisa diketahui atau sebaikny dibuka setelah 5 thn pemasangan?
jazakillahu khoiron

Jawab:
wa anti fajazaakillahu khoir
pemasangan iud palng lama 8 th sesudahnya boleh pasang ulang,,apbl sebelum 8 th ingin dilepas jg tidak apa2

🌷🌷🌷

*GRUP 3*

❓ 1. Mey - Denpasar
Tanya: apakah membutuhkan bbrpa wktu untuk bisa hamil setelah lepas IUD ?
Krn setelah lepas IUD, selama 6-7 bln blm hamil kembali.
Dan apakah jika pemakaian IUD tdk cocok bisa jd keputihan?
Pas awal saya pakai IUD,keputihan nya jd tdk seperti biasanya(lbh banyak).. Dan saya papsmear katnya krn efek IUD

Jawab:
Barakallahufiik mbk mei
setelah lepas iud sangat mudah sekali kembalinya kesuburan krn iud hanya alat bukan kontrasepsi hormonal bila blm hamil mungkin krn beberapa hal yg bisa menyebabkan belum bisa hamil bisa krn faktor hormonal ibu sendiri,posisi rahim atau kondisi psikis yg lain krn faktor pekerjaan terus berdoa smg Allah beri kemudahan
efek pemakaian iudsalah satunya keputihan,dan ini normal krn reaksi tubuh ada benda asing ( iud) dia mrnsekresikan cairan yaitu keputihan selama tidak panas,gatal& berbau menyengat insyaAllah aman,sering jaga personal hygien dg menjaga kering daerah kelamin,cebok pakai air & menggunakan dalaman yg berbahan katun

❓ 2. Nurbaya - tuban
Tanya:
Apakah pemasangan iud di praktek dokter spesialis caranya berbeda? Krn di saat saya masang di puskesmas,berapa bulan kemudian,disaat buang air kecil iud ikut keluar,lalu ada yg nyaranin pasang di dokter spesialis,sampe 7 taon,sampe disarankan buka lagi ke dokter,terimakasih

Jawab:
Barakallahu fiik mbk nurbaya
pemasangan iud bila memenuhi standart pemasangan iud oleh tenaga yg berkompenten baik itu d puskesmas maupun d dokter insyaAllah aman.ada teknik2 pemasangan iud yg mungkin blm diterapkan apbl iud lepas

❓ 3. Ain - mlg
Tanya:
Saya pasca opreasi jjjur tdak berani pakai alat kontrasepsi apapun .. bgaimana menurut dokter sebaiknya pakai atau tidak ..dan sampai saat ini sy selalu takut untuk pasang alat padahal suami sudah mwnyarankan jzkllah dan untuk usia suami sudah 50@n sy 40@n apakah masih perlu pakai IUD?

Jawab:
Barakallahufiik mbk ain ..kontrasepsi adalah sebuah metode untuk menjaga jarak kehamilan apbl ada riwayat operasi tetap aman untuk KB..keputusan ber KB saya kembalikan kepada pasangan & konsultasikan pada bidan terdekat untuk pemilihan alat kontrassepsiny

*GRUP 4*

❓ 1. Anna - jimbaran
Tanya :
Setelah menggunakan iud, ldiketahui ada erosi di mulut rahim, dan ga sembuh2 selama setahun, dan sudah ke 2 dokter spog..mgkn kiranya bu bidan ada saran? Apakah ini efek samping dr penggunaan iud?

Jawab:
barakallahufiik mbk anna
erosi dimulut rahim krn mulut rahim rapuh..ini bisa jd IMS bisa jd krn IUD sbg second opinian mbk anna bisa berobat duli erosi portionya dklinik IMS di puskesmas apakah erosinya krn bakteri atau iud..bila lonngar bisa cek IVA usap lendir leher rahim untuk menentukan diagnosa pastiny

❓ 2 Dhona - Sesetan
Tanya :
Kenapa para bidan lebih menyarankan IUD daripada implant?

Jawab:
Barakallahufiik mbk donna..pertanyaan yang bagus sekali krn iud non hormonal dr segi efek samping jangka panjang iud sangat sdkt sekali efek sampingnya dibanding yg hormonal(pil,suntik,implan)
banyak sekali manfaat iud dr BB,siklus menstruasi & kesuburan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar