Senin, 26 Desember 2022

SIAPAKAH YANG UKHTI PILIH?

SIAPAKAH YANG UKHTI PILIH?

Penyusun: Ummu Muhammad (Bulletin Zuhairoh)
Muroja'ah: Ust. Aris Munandar

Menikah, satu kata ini akan menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi pemuda ataupun pemudi yang sudah mencapai usia remaja. Remaja yang sudah mulai memiliki rasa tertarik dengan lawan jenisnya, akan memperhatikan pasangan yang diimpikan menjadi pasangan hidupnya. Sejenak waktu, hatinya akan merenda mimpi, membayangkan masa depan yang indah bersamanya.


Saudariku muslimah yang dirahmati Allah, tentu kita semua menginginkan pasangan hidup yang dapat menjadi teman dalam suka dan duka, bersama dengannya membangun rumah tangga yang bahagia, sampai menapaki usia senja, bahkan menjadi pasangan di akhirat kelak. Tentu kita tidak ingin bahtera tumah tangga yang sudah terlanjur kita arungi bersama laki-laki yang menjadi pilihan kita kandas di tengah perjalanan, karena tentu ini akan sangat menyakitkan, menimbulkan luka mendalam yang mungkin sangat sulit disembuhkan, baik luka bagi kita maupun bagi buah hati yang mungkin sudah ada. Lagipula, kita mengetahui bahwa Allah Ta'ala, Robb sekaligus Illah kita satu-satunya sangat membenci perceraian, meskipun hal itu diperbolehkan jika memang keduanya merasa berat. "Mencegah lebih baik daripada mengobati." Itulah slogan yang biasa dipakai untuk masalah kesehatan. Dan untuk masalah kita ini, yang tentunya jauh lebih urgen dari masalah kesehatan tentu lebih layak bagi kita untuk memakai slogan ini, agar kita tidak menyesal di tengah jalan.

Saudariku muslimah, sekarang banyak kita jumpai fenomena yang sangat memprihatinkan dan menyedihkan hati. Banyak dari saudari-saudari kita yang terpesona dengan kehidupan dunia, sehingga timbul predikat 'cewek matre', yaitu bagi mereka yang menyukai laki-laki karena uangnya. Ada juga diantara saudari kita yang memilih laki-laki hanya karena fisiknya saja. Ada juga diantara mereka yang menyukai laki-laki hanya karena kepintarannya saja, padahal belum tentu kepintarannya itu akan menyelamatkannya, mungkin justru wanita itu yang akan dibodohi.

Sebenarnya tidak mengapa kita menetapkan kriteria – kriteria tersebut untuk calon pasangan kita, namun janganlah hal tersebut dijadikan tujuan utama, karena kriteria-kriteria itu hanya terbatas pada hal yang bersifat duniawi, sesuatu yang tidak kekal dan suatu saat akan menghilang. Lalu bagaimana solusinya ? Saudariku, sebagai seorang muslim, standar yang harus kita jadikan patokan adalah sesuatu yang sesuai dengan ketentuan syariat. Karena hanya dengan itu kebahagian hakiki akan tercapai, bukan hanya kebahagian dunia saja yang akan kita dapatkan, tapi kebahagiaan akhirat yang kekal pun akan kita nikmati jika kita mempunyai pasangan yang bisa diajak bekerjasama dalam ketaatan kepada Allah.

Diantara kriteria-kriteria yang hendaknya kita utamakan antara lain:

1. Memilih calon suami yang mempunyai agama dan akhlak yang baik, dengan hal tersebut ia diharapkan dapat melaksanakan kewajiban secara sempurna dalam membimbing keluarga, menunaikan hak istri, mendidik anak, serta memiliki tanggung jawab dalam menjaga kehormatan keluarga.

Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Jika datang melamar kepadamu orang yang engkau ridho agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dengannya, jika kamu tidak menerimanya, niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang luas." (HR. Tirmidzi, hasan)

Seorang laki-laki bertanya kepada Hasan bin 'Ali, "Saya punya seorang putri, siapakah kiranya yang patut jadi suaminya ?" Hasan bin 'Ali menjawab, "Seorang laki-laki yang bertaqwa kepada Allah, sebab jika ia senang ia akan menghormatinya, dan jika ia sedang marah, ia tidak suka zalim kepadanya."

2. Memilih calon suami yang bukan dari golongan orang fasiq, yaitu orang yang rusak agama dan akhlaknya, suka berbuat dosa, dan lain-lain.

"Siapa saja menikahkan wanita yang di bawah kekuasaanya dengan laki-laki fasiq, berarti memutuskan tali keluarga." (HR. Ibnu Hibban, dalam Adh-Dhu'afa' & Ibnu Adi)

Ibnu Taimiyah berkata, "Laki-laki itu selalu berbuat dosa, tidak patut dijadikan suami. Sebagaimana dikatakan oleh salah seorang salaf." (Majmu' Fatawa 8/242)

3. Laki-laki yang bergaul dengan orang-orang sholeh.

4. Laki-laki yang rajin bekerja dan berusaha, optimis, serta tidak suka mengobral janji dan berandai-andai.

5. Laki-laki yang menghormati orang tua kita.

6. Laki-laki yang sehat jasmani dan rohani.

7. Mau berusaha untuk menjadi suami yang ideal, diantaranya: Melapangkan nafkah istri dengan tidak bakhil dan tidak berlebih-lebihan; memperlakukan istri dengan baik, mesra, dan lemah lembut; bersendau gurau dengan istri tanpa berlebih-lebihan; memaafkan kekurangan istri dan berterima kasih atas kelebihannya; meringankan pekerjaan istri dalam tugas-tugas rumah tangga; tidak menyiarkan rahasia suami istri; memberi peringatan dan bimbingan yang baik jika istri lalai dari kewajibannya; memerintahkan istri memakai busana muslimah ketika keluar; menemani istri bepergian; tidak membawa istri ke tempat-tempat maksiat; menjaga istri dari segala hal yang dapat menimbulkan fitnah kepadanya; memuliakan dan menghubungkan silaturahim kepada orang tua dan keluarga istri; memanggil istri dengan panggilan kesukaannya; dan yang terpenting bekerjasama dengan istri dalam taat kepada Allah Ta'ala.

Satu hal yang perlu kita ingat saudariku, bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna. Jangan pernah membayangkan bahwa laki-laki yang sholeh itu tidak punya cacat & kekurangan. Tapi, satu hal yang tidak boleh kita tinggalkan adalah ikhtiar dengan mencari yang terbaik untuk kita, serta bertawakal kepada Allah dengan diiringi do'a.

Maroji':
Ensiklopedi Wanita Muslimah. Haya bintu Mubaroh Al-Barik.


Sumber: https://muslimah.or.id/63-siapakah-yang-ukhti-pilih.html

Via HijrahApp 

Minggu, 18 Desember 2022

Dosa 99 lembar Sejauh Mata Memandang Terhapus dengan TAUHID U DiaDiraDinda

┈┈┉━•⊱༻✾๐–ฃ˜๐ŸŒธ๐–ฃ˜✾༺⊰•━┉┈┈


*ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…ِ*

Dosa 99 lembar Sejauh Mata Memandang Terhapus dengan TAUHID

#IndonesiaBertauhid

-Iya benar, TAUHID bisa menghapuskan dosa (selain dosa syirik) walapun sangat banyak sekali bahkan  walaupun dia belum bertaubat kepada Allah sebelum meninggal

-Berikut kisah shahih seseorang yang di hari kiamat penimbangan amal, ia memiliki dosa yang sangat banyak, 99 lembar sejauh mata memandang

-Kebaikannya? Hanya 1 lembar kecil SAJA, yaitu kartu (bithaqah) yang bertuliskan kalimat TAUHID (ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡)

-Ketika ditimbang, ternyata lebih berat kartu kecil berisi kalimat TAUHID yang ternyata ia sangat IKHLAS dan BERILMU TAUHIDNYA, tentu terjauhkan dari kesyirikan

Berikut haditsnya:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallamjuga bersabda,

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ุณَูŠُุฎَู„ِّุตُ ุฑَุฌُู„ًุง ู…ِู†ْ ุฃُู…َّุชِูŠ ุนَู„َู‰ ุฑُุกُูˆุณِ ุงู„ْุฎَู„َุงุฆِู‚ِ ูŠَูˆْู…َ ุงู„ْู‚ِูŠَุงู…َุฉِ ูَูŠَู†ْุดُุฑُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ุชِุณْุนَุฉً ูˆَุชِุณْุนِูŠู†َ ุณِุฌِู„ًّุง ูƒُู„ُّ ุณِุฌِู„ٍّ ู…ِุซْู„ُ ู…َุฏِّ ุงู„ْุจَุตَุฑِ ุซُู…َّ ูŠَู‚ُูˆู„ُ ุฃَุชُู†ْูƒِุฑُ ู…ِู†ْ ู‡َุฐَุง ุดَูŠْุฆًุง ุฃَุธَู„َู…َูƒَ ูƒَุชَุจَุชِูŠ ุงู„ْุญَุงูِุธُูˆู†َ ูَูŠَู‚ُูˆู„ُ ู„َุง ูŠَุง ุฑَุจِّ ูَูŠَู‚ُูˆู„ُ ุฃَูَู„َูƒَ ุนُุฐْุฑٌ ูَูŠَู‚ُูˆู„ُ ู„َุง ูŠَุง ุฑَุจِّ ูَูŠَู‚ُูˆู„ُ ุจَู„َู‰ ุฅِู†َّ ู„َูƒَ ุนِู†ْุฏَู†َุง ุญَุณَู†َุฉً ูَุฅِู†َّู‡ُ ู„َุง ุธُู„ْู…َ ุนَู„َูŠْูƒَ ุงู„ْูŠَูˆْู…َ ูَุชَุฎْุฑُุฌُ ุจِุทَุงู‚َุฉٌ ูِูŠู‡َุง ุฃَุดْู‡َุฏُ ุฃَู†ْ ู„َุง ุฅِู„َู‡َ ุฅِู„َّุง ุงู„ู„َّู‡ُ ูˆَุฃَุดْู‡َุฏُ ุฃَู†َّ ู…ُุญَู…َّุฏًุง ุนَุจْุฏُู‡ُ ูˆَุฑَุณُูˆู„ُู‡ُ ูَูŠَู‚ُูˆู„ُ ุงุญْุถُุฑْ ูˆَุฒْู†َูƒَ ูَูŠَู‚ُูˆู„ُ ูŠَุง ุฑَุจِّ ู…َุง ู‡َุฐِู‡ِ ุงู„ْุจِุทَุงู‚َุฉُ ู…َุนَ ู‡َุฐِู‡ِ ุงู„ุณِّุฌِู„َّุงุชِ ูَู‚َุงู„َ ุฅِู†َّูƒَ ู„َุง ุชُุธْู„َู…ُ ู‚َุงู„َ ูَุชُูˆุถَุนُ ุงู„ุณِّุฌِู„َّุงุชُ ูِูŠ ูƒَูَّุฉٍ ูˆَุงู„ْุจِุทَุงู‚َุฉُ ูِูŠ ูƒَูَّุฉٍ ูَุทَุงุดَุชِ ุงู„ุณِّุฌِู„َّุงุชُ ูˆَุซَู‚ُู„َุชِ ุงู„ْุจِุทَุงู‚َุฉُ ูَู„َุง ูŠَุซْู‚ُู„ُ ู…َุนَ ุงุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุดَูŠْุกٌ

Sesungguhnya, Allah akan membebaskan seorang lelaki dari umatku di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat. Akan dibentangkan padanya 99 lembaran (catatan amal keburukan), tiap-tiap lembaran seukuran sejauh pandangan mata.

Kemudian Allah bertanya, "Apakah engkau mengingkari sesuatu dari lembaran (catatan amal keburukan) ini? Apakah para (malaikat) pencatat–Ku al-Hafizhun menzhalimimu?"

Maka, hamba tadi menjawab, "Tidak wahai Rabbku." Allah bertanya lagi, "Apakah engkau memilik alasan?"

Maka, hamba tadi menjawab, "Tidak wahai Rabb-ku." Maka,

Allah berfirman, "Benar, sesungguhnya di sisi Kami engkau memiliki satu kebaikan. Sesungguhnya pada hari ini engkau tidak akan dizhalimi.

Kemudian, dikeluarkan sebuah bithaqah (kartu) yang bertuliskan:
Asyhadu alla ilaaha illa Allah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu warasuluhu

(Aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah adalah hambaNya dan Rasul-Nya.

Allah berfirman, "Datangkanlah timbanganmu."Hamba tadi berkata, "Wahai Rabb-ku, apa (pengaruh) karcis ini terhadap lembaran-lembaran ini."

Maka, Allah berfirman, "Sesungguhnya engkau tidak akan dizhalimi."

Rasulullah bersabda, "Maka, lembaran-lembaran itu diletakkan di atas satu daun timbangan, dan satu karcis tersebut diletakkan di atas satu daun timbangan yang lain.

Maka, ringanlah lembaran-lembaran itu, dan beratlah karcis tersebut. Maka, sesuatupun tidak berat ditimbang dengan nama Alah."
(H.R. Ahmad,  Tirmidzi. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani).

-Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Bukan maksudnya meremehkan dosa dan menganggap kecil amalan lainnya, tetapi besarnya keutamaan TAUHID

Bahkan ada ulama yang berpendapat, lafadz "ุฑุฌู„ุง" (rajulan) berarti seseorang, berarti contoh ini HANYA PADA SATU ORANG SAJA, tidak pada yang lainnya, orang ini TAUHIDNYA sangat ikhlas dan jauh dari syirik
Jadi tidak bisa jadi dalil meremehkan dosa dan mengecilkan amalan yang lain

2. TAUHID memang bisa menghapuskan dosa walaupun sepenuh bumi, dengan syarat TIDAK pernah menyekutukan Allah/ berbuat syirik

dalam hadits qudsi,

ً ูˆَู…َู†ْ ู„َู‚ِูŠَู†ِูŠ ุจِู‚ُุฑَุงุจِ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ุฎَุทِูŠุฆَุฉً ู„َุง ูŠُุดْุฑِูƒُ ุจِูŠ ุดَูŠْุฆًุง ู„َู‚ِูŠุชُู‡ُ ุจِู…ِุซْู„ِู‡َุง ู…َุบْูِุฑَุฉً

"Barangsiapa menemui-Ku dengan dosa sepenuh bumi, dia tidak menyekutukan sesuatupun dengan-Ku (MEMURNIKAN TAUHID), niscaya Aku menemuinya dengan ampunan seperti itu.'" (HR. Muslim)

3. Ingat! dosa yang dihapus adalah dosa kepada Allah, adapun dosa sesama manusia (misalnya memukul dan mencuri), maka akan dibalas dipadang mahsyar dengan seadil-adil, dibalasnya dibayar dengan pahala
Sehingga bisa jadi amal banyak awalnya tetapi ketika penimbangan menjadi sedikit

-Rincian nasib manusia nanti:

1. Jika TAUHIDnya bagus, maka bisa jadi langsung masuk surga bisa jadi tanpa hisab dan adzab

2. Amal baiknya lebih banyak dari amal buruk, maka masuk surga

3. Amal buruk lebih banyak dari amal baik, maka dirinci:

A. Bisa jadi Allah ampuni dosa-dosanya walaupun ia belum bertaubat sebelum meninggal, maka ia masuk surga

B. Allah tidak ampuni, bisa jadi TAUHIDnya kurang, maka ia atas izin Allah masuk neraka SEMENTARA dan nanti masuk surga kemudian

4. Ia pernah melakukan kesyirikan dan belum bertaubat setelah meninggal, maka ia masuk nereka kekal selama terhapus amalannya (semoga kita dijauhkan sejauh-jauhnya), jika sudah bertaubat sebelum meninggal alhamdulillah

-Sudah tahu KEUTAMAAN TAUHID kan? Ayo semangat belajar dan mendakwahkan TAUHID, Terutama ke keluarga yang kita cintai dan masyarakat. 

Kamis, 01 Desember 2022

MEYAKINI ANGKA 13 MEMBAWA KESIALAN ADALAH SEBUAH KESYIRIKAN

ุจِุณْู…ِ ูฑู„ู„َّٰู‡ِ ูฑู„ุฑَّุญْู…َٰู†ِ ูฑู„ุฑَّุญِูŠู…ِ

```nasehat hari ini```    
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
MEYAKINI ANGKA 13 MEMBAWA KESIALAN ADALAH SEBUAH KESYIRIKAN
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
๐Ÿ“™ *DALIL DAN HUJJAH*

*1. Beranggapan Sial Adalah Sebuah Kesyirikan*

Abdullah bin Mas'ud berkata bahwa Rasulullah ๏ทบ bersabda:

 ุงู„ุทِّูŠَุฑَุฉُ ุดِุฑْูƒٌ ุงู„ุทِّูŠَุฑَุฉُ ุดِุฑْูƒٌ (ุซَู„ุงَุซًุง) ูˆَู…َุง ู…ِู†َّุง ุฅِู„ุงَّ ูˆَู„َูƒِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ูŠُุฐْู‡ِุจُู‡ُ ุจِุงู„ุชَّูˆَูƒُّู„ِ

_"Beranggapan sial adalah kesyirikan, beranggapan sial adalah kesyirikan". Beliau menyebutnya sampai 3 kali. Kemudian Ibnu Mas'ud berkata, "Tidak ada yang bisa menghilangkan sangkaan jelek dalam hatinya. Namun ALLAH lah yang menghilangkan anggapan sial tersebut dengan tawakkal."_

✍️ _(HR. Abu Daud No. 3910 dan Ibnu Majah No. 3538)_

*2. Larangan Beranggapan Sial Baik Oleh Tempat, Bulan, Angka, Orang Dan Sebagainya*

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

ู„ุงَ ุนَุฏْูˆَู‰ ، ูˆَู„ุงَ ุทِูŠَุฑَุฉَ ، ูˆَู„ุงَ ู‡َุงู…َุฉَ ، ูˆَู„ุงَ ุตَูَุฑَ

_"Tidak dibenarkan menganggap penyakit menular dengan sendirinya (tanpa ketentuan ALLAH), tidak dibenarkan beranggapan sial, tidak dibenarkan pula beranggapan nasib malang karena tempat, juga tidak dibenarkan beranggapan sial di bulan Shafar"_

✍️ _(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)_

*3. Beranggapan Sial Merupakan Peninggalan Akidah Jahiliyah*

ALLAH ๏ทป berfirman:

 ูَุฅِุฐَุง ุฌَุงุกَุชْู‡ُู…ُ ุงู„ْุญَุณَู†َุฉُ ู‚َุงู„ُูˆุง ู„َู†َุง ู‡َุฐِู‡ِ ูˆَุฅِู†ْ ุชُุตِุจْู‡ُู…ْ ุณَูŠِّุฆَุฉٌ ูŠَุทَّูŠَّุฑُูˆุง ุจِู…ُูˆุณَู‰ ูˆَู…َู†ْ ู…َุนَู‡ُ ุฃَู„َุง ุฅِู†َّู…َุง ุทَุงุฆِุฑُู‡ُู…ْ ุนِู†ْุฏَ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَู„َูƒِู†َّ ุฃَูƒْุซَุฑَู‡ُู…ْ ู„َุง ูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ

_"Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: "Itu adalah karena (usaha) kami". Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari ALLAH, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui."_

✍️ _[QS. Al A'raf: 131]_

Orang-orang Jahiliyah menganggap Nabi Musa pembawa sial.
━━━━━━━━━━━━━━━━━ ๐Ÿ’ 
๐Ÿ‘ฅ *NASEHAT ULAMA*

*Merasa Sial Adalah Tathayyur*

_Syaikh Shalih al-'Utsaimin berkata:_

_"Tathayyur adalah menganggap sial atas apa yang dilihat, didengar, atau yang diketahui. Seperti yang dilihat yaitu, melihat sesuatu yang menakutkan. Yang didengar seperti mendengar burung gagak, dan yang diketahui seperti mengetahui tanggal, angka atau bilangan"_

✍️ _(Al-Qaulul Mufid 'ala Kitab Tauhid (I/559-560)_

*Obatnya Adalah Tawakkal Hanya Kepada ALLAH ๏ทป*

_Syaikh Sholeh Al Fauzan berkata:_

_"Penyembuh dari beranggapan sial adalah dengan bertawakkal pada ALLAH. Kemudian meninggalkan anggapan sial dan tidak memiliki keraguan lagi dalam hati." Ini perkataan beliau dalam."_

✍️ _(I'anatul Mustafid,2: 16)_

*Sekali Lagi... Tawakkal*

_Syaikh Alu Syaikh berkata:_

_"Jika kita bertawakkal pada ALLAH dalam meraih maslahat dan menolak mudhorot, maka was-was untuk beranggapan sial akan hilang dengan izin ALLAH."_

✍️ _(Fathul Majid Syarh Kitab At Tauhid, 355)_
━━━━━━━━━━━━━━━━━ ๐Ÿ’ 
_Meyakini angka 13 membawa sial adalah kesyirikan_

_Begitu juga jika meyakini orang tertentu membawa sial, bulan Shafar, bulan Muharram membawa sial, motor pembawa sial, maka ini semua adalah kesyirikan_

_*Kesyirikan semacam ini disebut dengan tathoyyur*_

_Bertawakkallah hanya kepada ALLAH ๏ทป dalam tiap keadaan, musibah, rezeki, bencana, sakit, bahagia dan kematian.._

_*WALLAHUL MUSTA'AN*_

diambil dr wag sahabat sunnah

KAPANKAH IKHTILATH ITU DIHARAMKAN?

 KAPANKAH IKHTILATH ITU DIHARAMKAN?

┈•••○○❁﷽❁○○•••┈
Oleh
Ustadz DR Muhammad Arifin Badri MA

Pertanyaan.
Ustadz, kapankah ikhtilath itu diharamkan ? Mohon penjelasan dari ustadz. Jazakumullah khairan.

Jawaban.
Ikhtilรขth atau percampuran antara laki dan perempuan diharamkan, bilamana :

Si wanita tidak ditemani oleh mahramnya
Terjadi sentuhan fisik antara laki dan perempuan yang bukan mahram.
Terjadi interaksi antara laki dan perempuan yang bukan mahram disuatu tempat, semisal bertatap pandang, berkomunikasi, sehingga menimbulkan fitnah meskipun disana ada mahramnya. Sehingga masuk dalam larangan mendekati zina. Allah Azza wa Jalla berfirman :
ูˆَู„َุง ุชَู‚ْุฑَุจُูˆุง ุงู„ุฒِّู†َุง ۖ ุฅِู†َّู‡ُ ูƒَุงู†َ ูَุงุญِุดَุฉً ูˆَุณَุงุกَ ุณَุจِูŠู„ًุง

Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [al-Isrรข'/17:32]

Sabtu, 08 Oktober 2022

Antara Cinta Nabi dan Maulid Nabi

Antara Cinta Nabi dan Maulid Nabi

Cinta bukanlah hanya klaim semata. Semua cinta harus dengan bukti. Di antara bentuk cinta pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ittiba' (mengikuti), taat dan berpegang teguh pada petunjuknya. Karena ingatlah, ketaatan pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah buah dari kecintaan.

Penyair Arab mengatakan:
Sekiranya cintamu itu benar niscaya engkau akan mentaatinya
Karena orang yang mencintai tentu akan mentaati orang yang dicintainya

Cinta pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bukanlah dengan melatunkan nasyid atau pun sya'ir yang indah, namun enggan mengikuti sunnah beliau. Hakikat cinta pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah dengan mengikuti (ittiba') setiap ajarannya dan mentaatinya. Semakin seseorang mencintai Nabinya maka dia juga akan semakin mentaatinya. 

Dari sinilah sebagian salaf mengatakan:
Yang terpenting bukanlah engkau mencintai Nabimu. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa mendapatkan cinta nabimu. Begitu pula, yang terpenting bukanlah engkau mencintai Allah. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa dicintai-Nya. (Lihat Syarh 'Aqidah Ath Thohawiyah, 20/2)

Allah sendiri telah menjelaskan bahwa siapa pun yang mentaati Rasul-Nya berarti dia telah mentaati-Nya. Allah Ta'ala berfirman,

ู…َู†ْ ูŠُุทِุนِ ุงู„ุฑَّุณُูˆู„َ ูَู‚َุฏْ ุฃَุทَุงุนَ ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَู…َู†ْ ุชَูˆَู„َّู‰ ูَู…َุง ุฃَุฑْุณَู„ْู†َุงูƒَ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ุญَูِูŠุธًุง

"Barangsiapa yang mentaati Rasul, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka." (Qs. An-Nisa': 80)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga memerintahkan kita untuk berpegang teguh pada ajarannya. Sebagaimana hal ini terdapat dalam hadits,

ูَุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ุจِุณُู†َّุชِู‰ ูˆَุณُู†َّุฉِ ุงู„ْุฎُู„َูَุงุกِ ุงู„ุฑَّุงุดِุฏِูŠู†َ ุงู„ْู…َู‡ْุฏِูŠِّูŠู†َ ุนَุถُّูˆุง ุนَู„َูŠْู‡َุง ุจِุงู„ู†َّูˆَุงุฌِุฐِ

"Berpegangteguhlah dengan sunnahku dan sunnah khulafa'ur rosyidin yang mendapatkan petunjuk (dalam ilmu dan amal). Pegang teguhlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian." (HR. Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban. At Tirmidizi mengatakan hadits ini hasan shohih. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih. Lihat Shohih At Targhib wa At Tarhib no. 37)

Salah seorang khulafa'ur rosyidin dan manusia terbaik setelah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu 'anhu mengatakan,

ู„َุณْุชُ ุชَุงุฑِูƒًุง ุดَูŠْุฆًุง ูƒَุงู†َ ุฑَุณُูˆْู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَ ุณَู„َّู…َ ูŠَุนْู…َู„ُ ุจِู‡ِ ุฅِู„َّุง ุนَู…ِู„ْุชُ ุจِู‡ِ ุฅِู†ِّูŠ ุฃَุฎْุดَู‰ ุฅِู†ْ ุชَุฑَูƒْุชُ ุดَูŠْุฆًุง ู…ِู†ْ ุฃَู…ْุฑِู‡ِ ุฃَู†ْ ุฃَุฒِูŠْุบَ

"Tidaklah aku biarkan satupun yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam amalkan kecuali aku mengamalkannya karena aku takut jika meninggalkannya sedikit saja, aku akan menyimpang." (HR. Abu Daud no. 2970. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa atsar ini shohih)

Itulah saudaraku di antara bukti seseorang mencintai nabinya –shallallahu 'alaihi wa sallam– yaitu dengan mentaati, mengikuti dan meneladani setiap ajarannya.

*✒️Baabulkhairaat West Covina*

*๐Ÿ’ปYoutube MT Baabulkhairaat West Covina*

Senin, 19 September 2022

Do’a untuk Orang yang Hendak Pergi Haji

Do'a untuk Orang yang Hendak Pergi Haji


Apakah ada do'a khusus untuk keselamatan orang yang pergi haji?


Dalam masalah ini tentu kita harus merujuk pada dalil. Pergi haji sama dengan bentuk safar lainnya. Sehingga yang lebih tepat dalam masalah ini adalah cukup membacakan seperti halnya do'a saat safar. Berikut ada do'a yang bisa diamalkan.

1- Do'a orang yang hendak pergi haji pada orang yang ditinggalkan

ุฃَุณْุชَูˆْุฏِุนُูƒَ ุงู„ู„َّู‡َ ุงู„َّุฐِู‰ ู„ุงَ ุชَุถِูŠุนُ ูˆَุฏَุงุฆِุนُู‡ُ

"Astawdi'ukallaha alladzi laa tadhi'u wa daa-i'uhu (Aku menitipkan kalian pada Allah yang tidak mungkin menyia-nyiakan titipannya)."

Dalilnya adalah,

ุนَู†ْ ุฃَุจِู‰ ู‡ُุฑَูŠْุฑَุฉَ ู‚َุงู„َ ูˆَุฏَّุนَู†ِู‰ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูَู‚َุงู„َ « ุฃَุณْุชَูˆْุฏِุนُูƒَ ุงู„ู„َّู‡َ ุงู„َّุฐِู‰ ู„ุงَ ุชَุถِูŠุนُ ูˆَุฏَุงุฆِุนُู‡ُ »

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pergi meninggalkanku dan beliau mengucapkan, "Astawdi'ukallaha alladzi laa tadhi'u wa daa-i'uhu (Aku menitipkan kalian pada Allah yang tidak mungkin menyia-nyiakan titipannya)" (HR. Ibnu Majah no. 2825 dan Ahmad 2: 358. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

2– Do'a orang yang ditinggalkan pada orang yang hendak pergi haji

ุฃَุณْุชَูˆْุฏِุนُ ุงู„ู„َّู‡َ ุฏِูŠู†َูƒَ ูˆَุฃَู…َุงู†َุชَูƒَ ูˆَุฎَูˆَุงุชِูŠู…َ ุนَู…َู„ِูƒَ


"Astawdi'ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khowaatiima 'amalik (Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah)".

Dalilnya adalah,

ุฃَู†َّ ุงุจْู†َ ุนُู…َุฑَ ูƒَุงู†َ ูŠَู‚ُูˆู„ُ ู„ِู„ุฑَّุฌُู„ِ ุฅِุฐَุง ุฃَุฑَุงุฏَ ุณَูَุฑًุง ุงุฏْู†ُ ู…ِู†ِّู‰ ุฃُูˆَุฏِّุนْูƒَ ูƒَู…َุง ูƒَุงู†َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูŠُูˆَุฏِّุนُู†َุง.ูَูŠَู‚ُูˆู„ُ « ุฃَุณْุชَูˆْุฏِุนُ ุงู„ู„َّู‡َ ุฏِูŠู†َูƒَ ูˆَุฃَู…َุงู†َุชَูƒَ ูˆَุฎَูˆَุงุชِูŠู…َ ุนَู…َู„ِูƒَ »

Sesungguhnya Ibnu 'Umar pernah mengatakan pada seseorang yang hendak bersafar, "Mendekatlah padaku, aku akan menitipkan engkau sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menitipkan kami, lalu beliau berkata: "Astawdi'ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khowaatiima 'amalik (Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah)".(HR. Tirmidzi no. 3443 dan Ahmad 2: 7. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Sedangkan Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Begitu pula bisa membaca do'a pada orang yang pergi berhaji,

ุฒَูˆَّุฏَูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ุชَّู‚ْูˆَู‰ ูˆَุบَูَุฑَ ุฐَู†ْุจَูƒَ ูˆَูŠَุณَّุฑَ ู„َูƒَ ุงู„ْุฎَูŠْุฑَ ุญَูŠْุซُู…َุง ูƒُู†ْุช


"Zawwadakallahut taqwa wa ghofaro dzanbaka wa yassaro lakal khoiro haytsuma kunta (Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosa-dosamu, dan memudahkanmu di mana saja engkau berada)."

Dalilnya adalah,

ุนَู†ْ ุฃَู†َุณٍ ู‚َุงู„َ ุฌَุงุกَ ุฑَุฌُู„ٌ ุฅِู„َู‰ ุงู„ู†َّุจِู‰ِّ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูَู‚َุงู„َ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฅِู†ِّู‰ ุฃُุฑِูŠุฏُ ุณَูَุฑًุง ูَุฒَูˆِّุฏْู†ِู‰. ู‚َุงู„َ « ุฒَูˆَّุฏَูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ุชَّู‚ْูˆَู‰ ». ู‚َุงู„َ ุฒِุฏْู†ِู‰. ู‚َุงู„َ « ูˆَุบَูَุฑَ ุฐَู†ْุจَูƒَ ». ู‚َุงู„َ ุฒِุฏْู†ِู‰ ุจِุฃَุจِู‰ ุฃَู†ْุชَ ูˆَุฃُู…ِّู‰. ู‚َุงู„َ « ูˆَูŠَุณَّุฑَ ู„َูƒَ ุงู„ْุฎَูŠْุฑَ ุญَูŠْุซُู…َุง ูƒُู†ْุชَ «

Dari Anas, ia berkata, "Seseorang pernah mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lantas berkata pada beliau, "Wahai Rasulullah, aku ingin bersafar, bekalilah aku." Beliau bersabda, "Zawwadakallahut taqwa (moga Allah membekalimu dengan ketakwaan)." "Tambahkan lagi padaku", mintanya. Beliau bersabda, "Wa ghofaro dzanbaka (moga Allah ampuni dosamu)." "Tambahkan lagi padaku, demi ayah dan ibuku", mintanya. Beliau bersabda, "Wa yassaro lakal khoiro haytsuma kunta (moga Allah memudahkanmu di mana saja engkau berada)." (HR. Tirmidzi no. 3444. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)




Adapun membuat acara ritual atau do'a khusus untuk mendo'akan jama'ah haji atau orang yang hendak pergi haji dengan berjama'ah atau dikomandoi, maka seperti itu tidak ada tuntunannya dalam Islam. Bersederhana dalam amalan yang ada tuntunan dari Rasul tentu lebih baik daripada banyak amalan namun mengada-ada.

Selesai disusun pada malam Jum'at, 14 Dzulqo'dah 1434 H @ Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang-Gunungkidul

Artikel www.rumaysho.com

Sumber https://rumaysho.com/3639-do-a-untuk-orang-yang-hendak-pergi-haji.html

Waspada Dengan Fitnah Harta

 Waspada Dengan Fitnah Harta

Pada asalnya, harta tidaklah tercela. Allah bahkan menyebut harta sebagai "khair" (kebaikan) dalam Al-Quran.

 ูƒُุชِุจَ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ุฅِุฐَุง ุญَุถَุฑَ ุฃَุญَุฏَูƒُู…ُ ุงู„ْู…َูˆْุชُ ุฅِู†ْ ุชَุฑَูƒَ ุฎَูŠْุฑًุง ุงู„ْูˆَุตِูŠَّุฉُ ู„ِู„ْูˆَุงู„ِุฏَูŠْู†ِ ูˆَุงู„ْุฃَู‚ْุฑَุจِูŠู†َ ุจِุงู„ْู…َุนْุฑُูˆูِ ุญَู‚ًّุง ุนَู„َู‰ ุงู„ْู…ُุชَّู‚ِูŠู†َ

"Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak (khair), berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara makruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa." (QS Al-Baqarah [2]: 180)

Allah juga menyebutkan bahwa harta Allah jadikan sebagai "qiyรขm"; atau sesuatu yang menopang kehidupan manusia. Allah berfirman,

ูˆَู„َุง ุชُุคْุชُูˆุง ุงู„ุณُّูَู‡َุงุกَ ุฃَู…ْูˆَุงู„َูƒُู…ُ ุงู„َّุชِูŠ ุฌَุนَู„َ ุงู„ู„َّู‡ُ ู„َูƒُู…ْ ู‚ِูŠَุงู…ًุง

"Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum Sempurna akalnya (anak yatim yang belum baligh), harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan (qiyรขman). (QS. An-Nisa [4]: 5)

As-Syaikh Sa'di –rahimahullah- berkata, "Allah melarang para wali untuk menyerahkan uang kepada mereka yang belum sempurna akalnya, khawatir mereka akan merusak dan menghancurkannya. Karena Allah menjadikan harta sebagai pokok kehidupan bagi hamba-hambanya baik dalam kemaslahatan agama atau dunianya." (Tasรฎr al Karรฎm 1/164)

Kemaslahatan harta dalam urusan dunia sangat jelas. Adapun kemaslahatannya dalam urusan agama, maka ia juga sangat banyak. Banyak jenis ibadah yang tidak bisa dilakukan kecuali dengan harta. Keterbatasan dalam harta bisa menjadi keterbatasan dalam beribadah. Dalam kendali dan pengaturan orang sholeh, harta adalah karunia terbaik yang mampu melesatkannya menjadi manusia mulia dan terhormat, baik dalam pandangan Allah, ataupun dalam pandangan manusia.

Hubungan dengan Allah akan semakin kuat, karena dengan hartanya seseorang akan lebih leluasa dalam mencari ilmu dan lebih tenang saat beribadah. Begitupun hubungannya dengan sesama, ia akan dengan mudah mempererat hubungan persaudaraan dan pergaulan dengan hartanya seperti dengan banyak memberi hadiah, makanan dan lain sebagainya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

ู†ِุนْู…َ ุงู„ْู…َุงู„ُ ุงู„ุตَّุงู„ِุญُ ู„ِู„ْู…َุฑْุกِ ุงู„ุตَّุงู„ِุญِ

"Sebaik-baik harta adalah harta yang dimiliki oleh orang shaleh." (HR Bukhari dalam al Adab al Mufrad: 299, dishahihkan al Albani)

Dari sisi yang lain, Allah sering mengingatkan, bahwa harta adalah fitnah. Sebagaimana dengan sebab harta manusia bisa beribadah, dengan sebab harta pula manusia bisa dengan mudah berbuat kemungkaran. Inilah diantara hikmah mengapa Allah membatasi rizki-Nya kepada sebagian manusia. Agar manusia tidak melakukan perbuatan melampaui batas. Allah berfirman,

 ูˆَู„َูˆْ ุจَุณَุทَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ุฑِّุฒْู‚َ ู„ِุนِุจَุงุฏِู‡ِ ู„َุจَุบَูˆْุง ูِูŠ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ูˆَู„َูƒِู†ْ ูŠُู†َุฒِّู„ُ ุจِู‚َุฏَุฑٍ ู…َุง ูŠَุดَุงุกُ ุฅِู†َّู‡ُ ุจِุนِุจَุงุฏِู‡ِ ุฎَุจِูŠุฑٌ ุจَุตِูŠุฑٌ

"Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat." (QS Asy-Syura [42]: 27)

Dengan harta biasanya manusia menjadi orang yang suka bermewah-mewahan. Dan, Allah mengabarkan kepada kita bahwa orang-orang yang hidup mewahlah yang selalu menjadi penentang para utusan Allah.

 ูˆَู…َุง ุฃَุฑْุณَู„ْู†َุง ูِูŠ ู‚َุฑْูŠَุฉٍ ู…ِู†ْ ู†َุฐِูŠุฑٍ ุฅِู„َّุง ู‚َุงู„َ ู…ُุชْุฑَูُูˆู‡َุง ุฅِู†َّุง ุจِู…َุง ุฃُุฑْุณِู„ْุชُู…ْ ุจِู‡ِ ูƒَุงูِุฑُูˆู†َ

 "Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatanpun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya." (QS Saba' [34]: 34)

Disebabkan harta, perhelatan manusia di dunia dalam mengumpulkan pundi-pundi kehidupan menjadi begitu ketat. Manusia saling berlomba, saling mengejar, dan tidak jarang saling menjatuhkan demi memperebutkan "nasib" dunianya. 

Rabu, 14 September 2022

ZIKIR-ZIKIR SETELAH SHALAT (SALAM)"SERI 1

┈┉┉━━━ ❁﷽❁ ━━
"ZIKIR-ZIKIR SETELAH SHALAT (SALAM)"*
_SERI 1_

_Bismillah was shalatu was salamu 'ala Rasulillah wa ba'du._

Setelah selesai melakukan salam dari shalat fardhu, selanjutnya mengucapkan zikir-zikir berikut ini:

*ุฃَุณْุชَุบْูِุฑُ ุงู„ู„َّู‡َ (3×) ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุฃَู†ْุชَ ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ، ูˆَู…ِู†ْูƒَ ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ، ุชَุจَุงุฑَูƒْุชَ ูŠَุง ุฐَุง ุงู„ْุฌَู„ุงَู„ِ ูˆَุงْู„ุฅِูƒْุฑَุงู…ِ*

*Astaghfirullaah (3x). Allaahumma antas-salaam, wa minkas-salaam, tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroom.*

_"Aku minta ampun kepada Allah (3x). Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan."_ *[HR. Muslim]*

• Kemudian membaca:

*ู„ุงَ ุฅِู„َู€ٰู‡َ ุฅِู„ุงَّ ุงู„ู„َّู‡ُ، ูˆَุญْุฏَู‡ُ ู„ุงَ ุดَุฑِูŠْูƒَ ู„َู‡ُ، ู„َู‡ُ ุงู„ْู…ُู„ْูƒُ ูˆَู„َู‡ُ ุงู„ْุญَู…ْุฏُ، ูˆَู‡ُูˆَ ุนَู„َู‰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ู‚َุฏِูŠْุฑٌ، ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ู„ุงَ ู…َุงู†ِุนَ ู„ِู…َุง ุฃَุนْุทَูŠْุชَ، ูˆَู„ุงَ ู…ُุนْุทِูŠَ ู„ِู…َุง ู…َู†َุนْุชَ، ูˆَู„ุงَ ูŠَู†ْูَุนُ ุฐَุง ุงู„ْุฌَุฏِّ ู…ِู†ْูƒَ ุงู„ْุฌَุฏُّ*

*Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir, allaahumma laa maani'a limaa a'thoita, wa laa mu'thiya limaa mana'ta, wa laa yanfa'u dzal jaddi minkal jadd.*

_"Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan bagiNya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau beri, dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal salehnya). Hanya dariMu kekayaan dan kemuliaan."_ *[HR. Al-Bukhari dan Muslim]*

• Kemudian membaca:

*ู„ุงَ ุฅِู„َู€ٰู‡َ ุฅِู„ุงَّ ุงู„ู„َّู‡ُ، ูˆَุญْุฏَู‡ُ ู„ุงَ ุดَุฑِูŠْูƒَ ู„َู‡ُ، ู„َู‡ُ ุงู„ْู…ُู„ْูƒُ ูˆَู„َู‡ُ ุงู„ْุญَู…ْุฏُ، ูˆَู‡ُูˆَ ุนَู„َู‰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ู‚َุฏِูŠْุฑٌ، ู„ุงَ ุญَูˆْู„َ ูˆَู„ุงَ ู‚ُูˆَّุฉَ ุฅِู„ุงَّ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ، ู„ุงَ ุฅِู„َู€ٰู‡َ ุฅِู„ุงَّ ุงู„ู„َّู‡ُ، ูˆَู„ุงَ ู†َุนْุจُุฏُ ุฅِู„ุงَّ ุฅِูŠَّุงู‡ُ، ู„َู‡ُ ุงู„ู†ِّุนْู…َุฉُ ูˆَู„َู‡ُ ุงู„ْูَุถْู„ُ ูˆَู„َู‡ُ ุงู„ุซَّู†َุงุกُ ุงู„ْุญَุณَู†ُ، ู„ุงَ ุฅِู„َู€ٰู‡َ ุฅِู„ุงَّ ุงู„ู„َّู‡ُ، ู…ُุฎْู„ِุตِูŠْู†َ ู„َู‡ُ ุงู„ุฏِّูŠْู†َ ูˆَู„َูˆْ ูƒَุฑِู‡َ ุงู„ْูƒَุงูِุฑُูˆْู†َ*

*Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir, laa haula wa laa quwwata illaa billaah, laa ilaaha illallaah, wa laa na'budu illaa iyyaah, lahun-ni'matu, wa lahul fadhlu, wa lahuts-tsanaa-ul hasan, laa ilaaha illallaah, mukhlishiina lahud-diin, wa lau karihal kaafiruun.*

_"Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan bagiNya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. BagiNya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir membencinya."_ *[HR. Muslim]*

• Kemudian membaca 10 x zikir di bawah ini setelah shalat Magrib dan Subuh:

*ู„ุงَ ุฅِู„َู€ٰู‡َ ุฅِู„ุงَّ ุงู„ู„َّู‡ُ، ูˆَุญْุฏَู‡ُ ู„ุงَ ุดَุฑِูŠْูƒَ ู„َู‡ُ، ู„َู‡ُ ุงู„ْู…ُู„ْูƒُ ูˆَู„َู‡ُ ุงู„ْุญَู…ْุฏُ، ูŠُุญْูŠِูŠْ ูˆَูŠُู…ِูŠْุชُ، ูˆَู‡ُูˆَ ุนَู„َู‰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ู‚َุฏِูŠْุฑٌ*

*Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, yuhyii wa yumiit, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir.*

_"Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan bagiNya pujian. Dialah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."_ *[HR. At-Tirmidzi dan Ahmad 4/227]*

Faidah: Dalam hadis tersebut diterangkan bahwa *barang siapa membaca zikir tersebut setelah shalat Subuh dan Magrib sebanyak sepuluh kali, maka Allah akan tulis setiap satu kali dengan kebaikan, dihapus sepuluh kejelekan, diangkat sepuluh derajat, Allah melindunginya dari setiap kejelekan, dan Allah melindunginya dari setan yang terkutuk.*

• Kemudian membaca:

*ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุฃَุนِู†ِّูŠْ ุนَู„َู‰ ุฐِูƒْุฑِูƒَ، ูˆَุดُูƒْุฑِูƒَ، ูˆَุญُุณْู†ِ ุนِุจَุงุฏَุชِูƒَ*

*Allaahumma a'innii 'alaa dzikrika, wa syukrika, wa husni 'ibaadatik.*

_"Ya Allah, tolonglah aku untuk berzikir kepadaMu, bersyukur kepadaMu, serta beribadah dengan baik kepadaMu."_ *[HR. Abu Dawud no. 1522, An-Nasaa'i III/53, Ahmad V/244-245 dan lainnya]*

_Insya Allah bersambung..._

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…، ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…
https://permatasunnah.com/zikir-zikir-setelah-shalat-salam/

┈┉┉━━━❅❁®❁❅━━━┉┉┈ 

Kamis, 08 September 2022

Mau Belajar Agama Selezat Makan Duren atau Coklat?


ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ

ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ

Mau Belajar Agama Selezat Makan Duren atau Coklat?


Salah satunya dengan belajar agama secara ta'siliy (belajar dari dasar), termasuk bahasa Arab yang paling dasar
.
Bukan belajar "semau gue", mau datang kajian bisa, tidak datang juga tidak masalah, belajar agama juga tidak sistematis atau belajar secara ta'siliy [belajar dari dasar] sehingga belajar agama terkesan berat dan membosankan dan tentu bukan ketenangan yang didapat. Sebagaimana jika kita belajar ilmu dunia, misalnya kedokteran, digunakan kurikulum dari dasar supaya lebih mudah, maka demikian juga ilmu agama.
.
Syaikh Muhammad Shalih bin Al-'Utsaimin rahimahullahu berkata mengenai hal ini
.
ุฃู„ุง ูŠุฃุฎุฐ ู…ู† ูƒู„ ูƒุชุงุจ ู†ุชูุฉ، ุฃูˆ ู…ู† ูƒู„ ูู† ู‚ุทุนุฉ ุซู… ูŠุชุฑูƒ؛ ู„ุฃู† ู‡ุฐุง ุงู„ุฐูŠ ูŠุถุฑ ุงู„ุทุงู„ุจ، ูˆูŠู‚ุทุน ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุฃูŠุงู… ุจู„ุง ูุงุฆุฏุฉ، ูู…ุซู„ุงً ุจุนุถ ุงู„ุทู„ุงุจ ูŠู‚ุฑุฃ ููŠ ุงู„ู†ุญูˆ : ููŠ ุงู„ุฃุฌุฑูˆู…ูŠุฉ ูˆู…ุฑุฉ ููŠ ู…ุชู† ู‚ุทุฑ ุงู„ู†ุฏูŠ، ูˆู…ุฑุฉ ููŠ ุงู„ุฃู„ููŠุฉ. ..ูˆูƒุฐู„ูƒ ููŠ ุงู„ูู‚ู‡: ู…ุฑุฉ ููŠ ุฒุงุฏ ุงู„ู…ุณุชู‚ู†ุน، ูˆู…ุฑุฉ ููŠ ุนู…ุฏุฉ ุงู„ูู‚ู‡، ูˆู…ุฑุฉ ููŠ ุงู„ู…ุบู†ูŠ ، ูˆู…ุฑุฉ ููŠ ุดุฑุญ ุงู„ู…ู‡ุฐุจ، ูˆู‡ูƒุฐุง ููŠ ูƒู„ ูƒุชุงุจ، ูˆู‡ู„ู… ุฌุฑุง ، ู‡ุฐุง ููŠ ุงู„ุบุงู„ุจ ู„ุง ูŠุญุตู„ُ ุนู„ู…ุงً، ูˆู„ูˆ ุญุตู„ ุนู„ู…ุงً ูุฅู†ู‡ ูŠุญุตู„ ู…ุณุงุฆู„ ู„ุง ุฃุตูˆู„ุงً
.
"Janganlah mempelajari buku sedikit-sedikit, atau setiap cabang ilmu sepotong-sepotong kemudian meninggalkannya, karena ini membahayakan bagi penuntut ilmu dan menghabiskan waktunya tanpa faidah,
.
Misalnya:
sebagian penuntut ilmu memperlajari ilmu nahwu, ia belajar kitab Al-Jurumiyah sebentar kemudian berpindah ke Matan Qathrun nadyi kemudian berpindah ke Matan Al-Alfiyah..
.
Demikian juga ketika mempelajari fikih, belajar Zadul mustaqni sebentar, kemudian Umdatul fiqh sebentar kemudian Al-Mughni kemudian Syarh Al-Muhazzab, dan seterusnya.
.
Cara seperti Ini umumnya tidak mendapatkan ilmu, seandainya ia memperoleh ilmu, maka ia tidak memperoleh kaidah-kaidah dan dasar-dasar."
*[Kitabul 'ilmi syaikh 'Utsaimin hal. 39, Darul Itqaan, Iskandariyah]*
.
Demikian semoga bermanfaat
.
Penyusun:   Raehanul Bahraen
Artikel*.muslimafiya๐Ÿชท*


Sabtu, 03 September 2022

TAWAKAL DAN REZEKI

TAWAKAL DAN REZEKI


๐ŸŽ“ Dari sahabat mulia Umar bin Khaththab radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

ู„َูˆْ ุฃَู†َّูƒُู…ْ ุชَุชَูˆَูƒَّู„ُูˆْู†َ ุนَู„َู‰ ุงู„ู„ู‡ِ ุญَู‚َّ ุชَูˆَูƒُّู„ِู‡ِ؛ ู„َุฑَุฒَู‚َูƒُู…ْ ูƒَู…َุง ูŠَุฑْุฒُู‚ُ ุงู„ุทَّูŠْุฑَ: ุชَุบْุฏُูˆุง ุฎِู…َุงุตًุง ูˆَุชَุฑُูˆْุญُ ุจِุทَุงู†ًุง.

"Sungguh, bila kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, pasti (Allah Ta'ala) memberi rezeki sebagaimana burung yang terbang di pagi hari dalam keadaan perutnya kosong dan terbang kembali ke sarangnya dalam keadaan perutnya kenyang."

๐Ÿ“• HR. At-Tirmidzi, no. 2344, Ibnu Majah, no. 4164 dan Ahmad, no. 205

๐Ÿ’ซ Tawakal, yaitu sikap bersandar, pasrah, berserah diri hanya kepada Allah Ta'ala dengan tanpa meninggalkan ikhtiar.

๐Ÿ’ซ Seseorang yang benar-benar bertawakal kepada Allah Subhanahu seraya berupaya menjalani sebab (berikhtiar), niscaya Allah Ta'ala memberi rezeki kepadanya. Sebagaimana burung yang terbang di pagi hari mencari makan. Kala sore hari pulang ke sarangnya dalam keadaan perutnya telah terisi penuh. Allah Yang Maha Pemurah telah memberi rezeki burung setiap hari.

๐Ÿ“– Allah Ta'ala adalah sebaik-baik yang memberi rezeki. Dia tak akan menelantarkan seorang hamba yang beribadah hanya kepada-Nya, yang bersungguh-sungguh berusaha mengais rezeki. Allah Yang Mahakaya akan membukakan bagi hamba-Nya pintu-pintu  rezeki. Sehingga, tiada yang perlu dikhawatirkan, tak perlu cemas, risau dan galau dalam masalah rezeki.

๐Ÿ’ซ Tawakal merupakan satu bentuk ibadah. Karenanya, setelah berupaya menunaikan ikhtiar, hendaklah diiringi dengan sikap tawakal hanya kepada Allah Subhanahu saja. Tidak kepada selain-Nya.

๐Ÿ“– Allah Subhanahu mencintai orang-orang yang bertawakal hanya kepada-Nya. Sikap pasrah dan berserah diri hanya kepada Allah Ta'ala merupakan sikap yang terpuji.

๐Ÿ“– Ya, Allah bukakanlah kepada kami pintu-pintu rezeki, serta mudahkanlah kami untuk meraihnya. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pemberi rezeki.

๐Ÿ“ ditulis oleh :
al Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafizhahullah


๐Ÿ’ซ ๐Ÿ’Ÿ Di Publikasi ulang oleh :
*MUTIARA CAHAYA ILMU*


Rabu, 31 Agustus 2022

Perhatikan Penampilan Anakmu

Perhatikan Penampilan Anakmu

Penampilan lahiriyah (yang tampak) dari seseorang adalah cermin dari pemahaman yang dianutnya. Sehingga ketika ada orang mempunyai penampilan yang dicat, tubuhnya penuh dengan tatto, hidungnya diberikan anting-anting, yang terbesit di benak kita bahwa dia adalah orang yang tidak baik.

Ketika ada wanita mengenakan jilbab, maka dengan cepat kita bisa menilai bahwa dia adalah muslimah.

Jadi penampilan lahiriyah itu penting. Sehingga jangan sampai kita mengatakan "Apalah arti sebuah pakaian/penampilan". Penampilan adalah potret dari keyakinan seseorang. Sehingga kita harus memperhatikan bagaimana supaya penampilan kita ini sesuai dengan ajaran agama kita. Sehingga orang lain tidak berburuk sangka kepada kita.

Yang dilihat oleh orang lain adalah penampilan luar, adapun isi hati yang tahu hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Karena penampilan adalah cermin dari keyakinan dan ideologi yang dianut seseorang, maka orang tua punya kewajiban sejak dini untuk memperhatikan penampilan putra-putrinya. Mulai dari gaya cukuran rambutnya, model pakaiannya, begitu pula tutur kata, prilaku dan gerak-geriknya.

Walaupun masih kecil, itu bukan alasan untuk membiarkan anak melakukan perilaku negatif. Justru mumpung masih kecil maka kita biasakan memiliki penampilan yang baik. karena membiasakan sesuatu saat kecil lebih mudah daripada mengubah kebiasaan yang sudah terlanjur dilakukan bertahun-tahun.

Pria tidak boleh mengenakan pakaian wanita, begitu pula sebaliknya. Juga tidak boleh memakai busana yang menonjolkan aurat. Sejak dini anak-anak perlu dididik dan diarahkan—dengan cara yang baik—untuk menghindari hal-hal terlarang tersebut. Guna mencegah munculnya penyimpangan orientasi seksual, semisal Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender.

 Ustadz Abdullah Zaen

⁣⁣๐Ÿ“ฒ Silakan disebarluaskan dengan tetap mencantumkan sumbernya. Semoga bermanfaat untuk kaum muslimin. 
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Bergabung di grup parenting sunnah (Akhwat)*

๐ŸŒŽ Follow Akun Dakwah Parenting Sunnah & Salaf Project

๐Ÿ“ท *Instagram*


๐Ÿ“ *informasi pendaftaran : http://bit.ly/GabungParentingSunnah*

๐Ÿ“น *YouTube*
๐Ÿ’ Dikelola oleh Salaf Project
๐Ÿ’ Tim Admin Group WA Parenting Sunnah

DO'A SAAT SUJUD, DO'A LUAR BIASA

*ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ู‡ِ*

*DO'A SAAT SUJUD, DO'A LUAR BIASA*

Bab 252. Tentang Berbagai Masalah Doa

ูˆَุนَู†ْ ุฃَุจِูŠ ู‡ُุฑَูŠْุฑَุฉَ – ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู†ْู‡ُ – : ุฃَู†َّ ุฑَุณُูˆْู„َ ุงู„ู„ู‡ِ – ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ – ู‚َุงู„َ : (( ุฃَู‚ْุฑَุจُ ู…َุง ูŠَูƒُูˆْู†ُ ุงู„ุนَุจْุฏُ ู…ِู†ْ ุฑَุจِّู‡ِ ูˆَู‡ُูˆَ ุณَุงุฌِุฏٌ ، ูَุฃูƒْุซِุฑُูˆุง ุงู„ุฏُّุนَุงุกَ )) ุฑَูˆَุงู‡ُ ู…ُุณْู„ِู…ٌ .

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Keadaan yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah berdoa pada saat itu." (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 482]

 Faedah hadits

1.Ketaatan semakin membuat seorang hamba dekat dengan Allah.

2.Semakin seorang hamba bertambah ketaatan, maka semakin doanya mudah terkabul.

3.Sujud adalah tempat dikabulkannya doa. Hendaklah hamba memperbanyak doa ketika sujud, meminta kebaikan dunia dan akhirat saat itu.

Rasullah shallallahu 'alaihi wa sallam semangat mengajarkan umatnya kebaikan dan mengajarkan pintu kebaikan kepada mereka.

Sebagian ulama mengatakan bahwa sujud lebih afdhal daripada berdiri dan lebih baik dari rukun shalat lainnya.

Lihat Bahjah An-Nazhirin, 2:506, penjelasan hadits no. 1428 dan penjelasan Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim.

Perlu diketahui bahwa kedekatan Allah itu ada dua macam:

1.Kedekatan Allah yang umum dengan ilmu-Nya, ini berlaku pada setiap makhluk.

2.Kedekatan Allah yang khusus pada hamba-Nya dan seorang muslim yang berdoa pada-Nya, yaitu Allah akan mengijabahi (mengabulkan) doanya, menolongnya dan memberi taufik padanya. (Tafsir As-Sa'di, hlm. 77)

Kedekatan Allah pada orang yang berdoa adalah kedekatan yang khusus –pada macam yang kedua- (bukan kedekatan yang sifatnya umum pada setiap orang). Allah begitu dekat pada orang yang berdoa dan yang beribadah pada-Nya. Sebagaimana disebutkan dalam hadits pula bahwa tempat yang paling dekat antara seorang hamba dengan Allah adalah ketika ia sujud. (Majmu'ah Al-Fatawa, 15:17)

Aturan berdoa ketika sujud:

1.berdoa ketika sujud setelah membaca bacaan saat sujud seperti "SUBHAANA ROBBIYAL A'LAA",

2.berdoa ketika sujud tidak dikhususkan pada sujud yang terakhir,

3.berdoa dengan bahasa Arab,

4.boleh berdoa dengan doa yang berasal dari Alquran,

5.tidak boleh telat dari imam ketika berdoa saat sujud.

Baca tulisan lengkapnya di : 

☕ Silahkan disebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya ☕
Barakallah fikum.


▪┈┈◈❂◉❖ ° ❖◉ ◈┈┈▪ 

Kamis, 18 Agustus 2022

Ajarkan Anak Kalimat Thayyibah

Ajarkan Anak Kalimat Thayyibah

Diantara adab lain yang seharusnya diajarakan orang tua kepada anaknya adalah mengajarkan anak-anak nya kalimat kalimat thayyibah salah satu nya adalah kalimat Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh artinya, "Semoga keselamatan dan rahmat Allah, serta keberkahan-Nya terlimpah kepada kalian."

Hukum mengucapkan salam adalah *SUNAH*. Namun, menjawabnya adalah WAJIB. Ketika ada yang mengucapkan, "Assalamu'alaikum," maka minimal kita jawab dengan, "Wa'alaikumussalam." dan lebih baik lagi jika kita jawab, "Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh."

Ada beberapa kebaikan saat mengucapkan Salam yang kita perlu tahu:

1. Mengucapkan salam merupakan salah satu perintah Allah 

2. Mengucapkan salam menimbulkan kasih sayang antar sesama.

3. Mengucapkan salam merupakan amalan terbaik dalam Islam.

4. Mengucapkan salam akan mendapat berkah dan kebaikan dari Allah

5. Mengucapkan salam termasuk di antara perbuatan yang bisa memasukkan pelakunya ke dalam surga.

'Semakin lengkap ucapan salam kita, maka makin baik dan makin besar pahalanya.' (HR. Daud dan Tirmidzi)

Dari 'Abdullah bin 'Amr bahwasanya ada seseorang yang bertanya pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,

"Amalan islam apa yang paling baik?" Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam lantas menjawab, "Memberi makan (kepada orang yang butuh) dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenali dan kepada orang yang tidak engkau kenali. " (HR. Bukhari no. 6236)

Adab beberapa catatan mengenai salam yang harus kita ketahui dan ajarkan kepada anak kita 

1. Seorang muslim dilarang mendahului mengucapkan salam kepada non-Muslim. (HR. Muslim No. 2167)

2. Bila non-Muslim yang memulai mengucapkan "Assalamu'alaikum", maka kita bisa menjawab dengan ucapan, "Wa'alaikum" (HR. Bukhari No. 6926, atau "Wa'alaikumussalam" (QS. An Nisa [4]: 86)

3. Boleh mengucapkan salam kepada hadirin (orang banyak), yang terdiri dari muslim dan non-Muslim. Hati kita meniatkan salam Islam untuk sesama muslim. (HR. Bukhari No. 6254 dan Muslim No. 1798).

Refensi :Buku Yuk Belajar Kalimat Thayyib(Salam-Jazaakallahu khairan)

⁣⁣๐Ÿ“ฒ Silakan disebarluaskan dengan tetap mencantumkan sumbernya. Semoga bermanfaat untuk kaum muslimin. 
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Bergabung di grup parenting sunnah (Akhwat)*

๐ŸŒŽ Follow Akun Dakwah Parenting Sunnah & Salaf Project

Jumat, 29 Juli 2022

JIKA TAK HADIRI MAJELIS ILMU

JIKA TAK HADIRI MAJELIS ILMU.

Apakah Anda termasuk orang yang jarang mendatangi majelis ilmu?!

Jika benar, kapan terakhir kali Anda berada di dalam suatu majelis yang disebut sebagai taman-taman surga itu?!

Kemarin, 3 hari yang lalu, sepekan yang lalu, atau bahkan Anda sendiri tidak ingat kapan terakhir kali mendatangi kajian ilmu?!

Kenapa ya, pertanyaan di atas terkesan mendikte kita untuk bersegera mendatangi majelis ilmu?

Coba simak dengan saksama perkataan Ibnul Qayyim dalam gambar di atas. Itulah pentingnya kita mendatangi majelis ilmu, agar hati kita bisa terus terjaga, tersirami, terisi, dan tidak mati.

Di dalam kitab yang sama, Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

‎ูˆَุฃَู…َّุง ูَู‚ْุฏُ ุงู„ุนِู„ْู…ِ ูَูِูŠْู‡ِ ูَู‚ْุฏُ ุญَูŠَุงุฉِ ุงู„ู‚َู„ْุจِ ูˆَุงู„ุฑُّูˆْุญِ ูَู„ุงَ ุบِู†َุงุกً ู„ِู„ْุนَุจْุฏِ ุนَู†ْู‡ُ ุทَุฑْูَุฉَ ุนَูŠْู†

"Adapun luput dari ilmu akan membuat hilangnya kehidupan hati dan ruh. Setiap hamba pasti akan membutuhkan ilmu, tak bisa ia lepas darinya walau sekejap mata." (Miftah Daar As-Sa'adah, 1:305).

Maka, tolak ukur ilmu sebenarnya bukan kecerdasan, bukan cepat lambatnya menghafal, bukan banyak sedikitnya hafalan. Tapi ilmu diukur dari keindahan hati. Sudahkah hati kita terhiasi dan terisi oleh cinta dan penghormatan kepada Allah dan Rasul-Nya?

Sudahkah hati kita terwarnai oleh takut kepada murka dan siksa Allah? Sudahkah ilmu yang kita peroleh menjadikan hati kita ikhlas dalam setiap langkah ibadah kita? Karena kalau kita resapi firman Allah dan petuah-petuah para wali Allah, maka kita akan tahu bahwa sebenarnya ilmu ini adalah amalan hati.

Jika kita tidak merasakan getaran dalam hati atas pertanyaan-pertanyaan retorik tadi, jangan-jangan hati kita memang sudah mati.

Yuk, segera bawa hati kita mendatangi majelis ilmu. Karena majelis ilmu adalah sumber ketentraman hati, ketenangan jiwa, dan tempat me-recharge keimanan kita.

✍๐Ÿป Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

♻️ *Baabulkhairaat West Covina*

๐Ÿ–ฅ️ Youtube MT Baabulkhairaat WestCovina

Selasa, 19 Juli 2022

JIKA TUKANG JAGALNYA TIDAK SHALAT

BISMILLAH

 JIKA TUKANG JAGALNYA TIDAK SHALAT


Oleh : Syaikh Abdul 'Aziz bin Baaz rahimahullah

Pertanyaan :

ู‡ู„ ูŠุฌูˆุฒ ุงู„ุฃูƒู„ ู…ู† ุฐุจุงุฆุญ ุชุงุฑูƒ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู…ุฏุงً - ุนู„ู…ุง ุฃู†ู‡ ุฅุฐุง ุฃุฎุจุฑ ุจุฐู„ูƒ ุงุญุชุฌ ุจุฃู†ู‡ ูƒุงู† ูŠู†ุทู‚ ุจุงู„ุดู‡ุงุฏุฉ ، ูƒูŠู ุงู„ุนู…ู„ ุฅุฐุง ู„ู… ูŠูˆุฌุฏ ุฃูŠ ุฌุฒุงุฑ ูŠุตู„ูŠ ؟

Apakah boleh makan sembelihan orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja, dan kalau diberitahu ia beralasan bahwa dirinya masih bersyahadat, bagaimana seharusnya kalau tidak ada jagal yang mendirikan shalat ?

Jawaban :

ุงู„ุฐูŠ ู„ุง ูŠุตู„ูŠ ู„ุง ุชุคูƒู„ ุฐุจูŠุญุชู‡ ، ู‡ุฐุง ู‡ูˆ ุงู„ุตูˆุงุจ ؛ ู„ู‚ูˆู„ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ( ุจูŠู† ุงู„ุฑุฌู„ ูˆุงู„ุดุฑูƒ ูˆุงู„ูƒูุฑ ุชุฑูƒ ุงู„ุตู„ุงุฉ ) ุฃุฎุฑุฌู‡ ู…ุณู„ู… ููŠ ุตุญูŠุญู‡ ุนู† ุฌุงุจุฑ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฃู†ุตุงุฑูŠ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง

، ูˆู‚ูˆู„ ุงู„ุฑุณูˆู„ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… : ( ุงู„ุนู‡ุฏ ุงู„ุฐูŠ ุจูŠู†ู†ุง ูˆุจูŠู†ู‡ู… ุงู„ุตู„ุงุฉ ูู…ู† ุชุฑูƒู‡ุง ูู‚ุฏ ูƒูุฑ ) ุฃุฎุฑุฌู‡ ุงู„ุฅู…ุงู… ุฃุญู…ุฏ ูˆุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ู† ุงู„ุฃุฑุจุน ุจุฅุณู†ุงุฏ ุตุญูŠุญ ู…ู† ุญุฏูŠุซ ุจุฑูŠุฏุฉ ุจู† ุงู„ุญุตูŠุจ ุงู„ุฃุณู„ู…ูŠ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡

ูˆู‚ูˆู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ( ุฑุฃุณ ุงู„ุฃู…ุฑ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ูˆุนู…ูˆุฏู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ) ุฃุฎุฑุฌู‡ ุงู„ุฅู…ุงู… ุฃุญู…ุฏ ูˆุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ ุจุฅุณู†ุงุฏ ุตุญูŠุญ ุนู† ู…ุนุงุฐ ุจู† ุฌุจู„ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡

ููƒู„ ุดูŠุก ุณู‚ุท ุนู…ูˆุฏู‡ ู„ุง ูŠุณุชู‚ูŠู… ูˆู„ุง ูŠุจู‚ู‰ ، ูˆู…ุชู‰ ุณู‚ุท ุงู„ุนู…ูˆุฏ ุณู‚ุท ู…ุง ุนู„ูŠู‡ .

ูˆุจุฐู„ูƒ ูŠุนู„ู… ุฃู† ุงู„ุฐูŠ ู„ุง ูŠุตู„ูŠ ู„ุง ุฏูŠู† ู„ู‡ ، ูˆู„ุง ุชุคูƒู„ ุฐุจูŠุญุชู‡ ، ูˆุฅุฐุง ูƒู†ุช ููŠ ุจู„ุฏ ู„ูŠุณ ููŠู‡ุง ุฌุฒุงุฑ ู…ุณู„ู… ูุงุฐุจุญ ู„ู†ูุณูƒ ، ูˆุงุณุชุนู…ู„ ูŠุฏูƒ ููŠู…ุง ูŠู†ูุนูƒ ، ุฃูˆ ุงู„ุชู…ุณ ุฌุฒุงุฑุง ู…ุณู„ู…ุง ูˆู„ูˆ ููŠ ุจูŠุชู‡ ุญุชู‰ ูŠุฐุจุญ ู„ูƒ ، ูˆู‡ุฐุง ุจุญู…ุฏ ุงู„ู„ู‡ ู…ูŠุณุฑ ูู„ูŠุณ ู„ูƒ ุฃู† ุชุชุณุงู‡ู„ ููŠ ุงู„ุฃู…ุฑ

Orang yang tidak shalat, maka sembelihannya tidak boleh dimakan, inilah yang benar. Hal ini didasarkan pada sabda Rasululah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam :

"(Perbedaan) antara seseorang dan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan shalat." (Hadist Riwayat Muslim dalam shahihnya, dari Jabir bin Abdullah al Anshari radhiyallahu 'anhuma).

Dan sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang lain :

"Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat, barang siapa yang meninggalkannya maka ia telah kafir." (Hadist Riwayat Ahmad, dan ahlus sunan yang empat, dengan sanad yang benar dari hadits Buraidah bin al Hushaib al Aslami radhiyallahu 'anhu)

Dan sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam :

"Pangkal segala sesuatu adalah Islam, dan tiangnya adalah shalat." (Hadist Riwayat Imam Ahmad dan Tirmidzi dengan sanad yang shahih dari Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu)

Segala sesuatu yang roboh tiangnya, maka akan roboh pula bangunannya.

Oleh karenanya, dapat diketahui bahwa seseorang yang tidak shalat, tidak dianggap beragama, dan tidak boleh dimakan sembelihannya. Dan jika anda berada pada negara yang tidak ada jagal yang muslim, maka sembelihlah sendiri untuk diri anda, gunakan tangan anda untuk hal yang bermanfaat, atau carilah dulu jagal yang muslim meskipun di rumahnya, hingga ia menyembelih untuk anda, hal ini sebenarnya –alhamdulillah- mudah dilaksanakan, maka jangan sekali-kali anda meremehkannya.

(Majmu' Fatawa Syeikh bin Baaz: 10/ 274-276)

Wallahu'alam

Ketika Anak Bertanya Siapa Allah?

Ketika Anak Bertanya Siapa Allah?

Allah telah menciptakan dalam diri manusia kemampuan untuk menalar berbagai hal yang membantunya mengatur dan menggambarkan berbagai urusan. Sebagai contoh, ketika ada yang bercerita tentang seseorang yang belum pernah kita kenal, angan pun mengembara, mereka-reka seraut wajah yang dimaksud. Akan tetapi, tetap saja kita tidak mampu mengilustrasikan secara detail seperti apa wajahnya, seberapa tinggi badannya, apa warna kulitnya, dan sebagainya. Daya khayal kita tidak mampu memberikan gambaran konkret sesuatu yang bersifat abstrak.

Aqidah Islam mengimani apa yang diberitakan Allah dalam Al-Qur'an dan apa yang diberitakan Rasul-Nya dalam hadits tanpa takyif, ta'wil (mengubah makna yang asli ke makna yang lain atau mengubah lafalnya, baik dengan menambahi ataupun dengan mengurangi, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menggunakan istilah tahrif untuk ini), ta'thil (mengingkari/menghilangkan maknanya), dan tasybih (menyerupakan Allah dengan makhluknya, atau istilah lainnya tajsim). Hal ini berdasarkan firman Allah yang artinya, "Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dialah Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat." (Asy-Syura: 11).

Kaidah yang sering dipakai dalam masalah ini ialah perkataan Imam Malik ketika ditanya tentang arsy, "Istiwa" (bersemayam) itu diketahui, bagaimana caranya itu tidak diketahui, mengimaninya hukumnya wajib, dan mempertanyakanya adalah bid'ah."

Buku Anak Bertanya, Anda kelabakan

๐Ÿ“ฒ Silakan disebarluaskan dengan tetap mencantumkan sumbernya. Semoga bermanfaat untuk kaum muslimin. 
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Bergabung di grup parenting sunnah (Akhwat)*
*https://chat.whatsapp.com/DegizJMqgTCB03nMeYtaik .*

๐ŸŒŽ *Follow Akun Dakwah Parenting Sunnah & Salaf Project*

๐Ÿ“ท *Instagram*
*https://www.instagram.com/kajianparentingsunnah .*

*https://www.instagram.com/salafproject*

*Telegram*
*https://t.me/KajianParentingSunnah*

๐Ÿ“ *informasi pendaftaran : http://bit.ly/GabungParentingSunnah*

๐Ÿ“น *YouTube*
https://www.youtube.com/c/KajianParentingSunnah
๐Ÿ’ Dikelola oleh Salaf Project
Sent from Android device

Sabtu, 04 Juni 2022

NAMA DAN NASAB NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU 'ALAIHI WASALLAM

NAMA DAN NASAB NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU 'ALAIHI WASALLAM

*๐Ÿ“•Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memiliki beberapa nama, yaitu:*

*Muhammad*
*Ahmad*
*Al Mahi*
*Al 'Aqib*
*Al Hasyir*
*Al Muqaffi*
*Nabiyyur Rahmah*
*Nabiyyut Taubah*
*Khataman Nabiyyin*
*Abdullah*

*Dalilnya, Allah Ta'ala berfirman:*

ู…َุง ูƒَุงู†َ ู…ُุญَู…َّุฏٌ ุฃَุจَุง ุฃَุญَุฏٍ ู…ِู†ْ ุฑِุฌَุงู„ِูƒُู…ْ ูˆَู„َูƒِู†ْ ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุฎَุงุชَู…َ ุงู„ู†َّุจِูŠِّูŠู†َ ูˆَูƒَุงู†َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุจِูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ุนَู„ِูŠู…ًุง

*๐Ÿ“š"Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu" (QS. Al Ahzab: 40)*

*Allah Ta'ala juga berfirman:*

ูˆَุฃَู†َّู‡ُ ู„َู…َّุง ู‚َุงู…َ ุนَุจْุฏُ ุงู„ู„َّู‡ِ ูŠَุฏْุนُูˆู‡ُ ูƒَุงุฏُูˆุง ูŠَูƒُูˆู†ُูˆู†َ ุนَู„َูŠْู‡ِ ู„ِุจَุฏًุง

*๐Ÿ“š"Dan bahwasanya tatkala Abdullah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadah), hampir saja jin-jin itu desak mendesak mengerumuninya" (QS. Al Jin: 19)*

*๐Ÿ”ฐHadits Jabir bin Math'am,*

ุฅู† ู„ูŠ ุฃุณู…ุงุก : ุฃู†ุง ู…ุญู…ุฏ ، ูˆุฃู†ุง ุฃุญู…ุฏ ، ูˆุฃู†ุง ุงู„ู…ุงุญูŠ ุงู„ุฐูŠ ูŠู…ุญูˆ ุงู„ู„ู‡ ุจูŠ ุงู„ูƒูุฑ ، ูˆุฃู†ุง ุงู„ุญุงุดุฑ ุงู„ุฐูŠ ูŠุญุดุฑ ุงู„ู†ุงุณ ุนู„ู‰ ู‚ุฏู…ูŠ ، ูˆุฃู†ุง ุงู„ุนุงู‚ุจ

*๐Ÿ“š"Aku memiliki beberapa nama: Muhammad, Ahmad, Al Mahi (penghapus) karena denganku Allah menghapus kekufuran, Al Hasyir karena manusia di kumpulkan di atas telapak kakiku, dan Al 'Aqib" (HR. Bukhari 4896, Muslim 2354)*

*Juga hadits Abu Musa Al 'Asy-ari,*

ูƒุงู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠุณู…ูŠ ู„ู†ุง ุฃุณู…ุงุก . ูู‚ุงู„ " ุฃู†ุง ู…ุญู…ุฏ ، ูˆุฃุญู…ุฏ ، ูˆุงู„ู…ู‚ููŠ ، ูˆุงู„ุญุงุดุฑ ، ูˆู†ุจูŠ ุงู„ุชูˆุจุฉ ، ูˆู†ุจูŠ ุงู„ุฑุญู…ุฉ "

*๐Ÿ“š"Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam memberitahu kepada kami nama-nama beliau. Beliau bersabda: 'Aku Muhammad, Ahmad, Al Muqaffi, Al Hasyir, Nabiyyur Rahmah, Nabiyyut Taubah'" (HR. Muslim 2355).*

*Adapun kun-yah beliau adalah Abul Qasim, karena salah satu anak beliau bernama Al Qasim. Ini ditunjukkan oleh banyak hadits diantaranya:*

ุณَู…ُّูˆْุง ุจุงุณู…ูŠ ูˆู„ุง ุชَูƒَู†َّูˆْุง ุจูƒู†ูŠุชูŠ ، ูุฅู†ูŠ ุฃู†ุง ุฃุจูˆ ุงู„ู‚ุงุณู…ِ

*๐Ÿ“š"Silakan memberi nama dengan namaku, namun jangan ber-kun-yah dengan kun-yah-ku. Kun-yah-ku adalah Abul Qasim" (HR. Bukhari 3114, Muslim 2133)*

*Ini adalah nama-nama beliau yang ditunjukkan secara sharih (lugas) oleh dalil-dalil. Namun banyak diantara para ulama juga menambahkan nama-nama lain untuk beliau, yang diambil dari setiap sifat yang dinisbatkan kepada beliau. Sebagaimana perkataan Imam Al Baihaqi : "Sebagian ulama menambahkan, mereka mengatakan bahwa Allah telah menyebut beliau dengan sebutan:*

Selengkapnya: https://muslim.or.id/10484-nama-dan-nasab-rasulullah-shallallahu-alaihi-wa-sallam.html

Silakan di-share... 

MACAM-MACAM MANUSIA



๐ŸคŽ๐ŸŒป *MACAM-MACAM MANUSIA* ๐Ÿƒ⭐


✍  *Berkata Ibnul Qayyim rahimahulloh :*

๐Ÿƒ *Sesungguhnya Dia ( Allah ) subhanahu telah membagi manusia menjadi tiga bagian :*

1⃣ *Mereka yang diberi nikmat, dan mereka adalah Ahlu shirathalmustaqim yaitu orang-orang yang mengetahui kebenaran dan mengikutinya.*

2⃣ *Mereka yang dimurkai, dan mereka adalah orang-orang yang mengetahui kebenaran dan mereka menolaknya,*

3⃣ *Dan orang-orang yang sesat,dan mereka adalah orang-orang yang tidak mengetahui kebenaran sehingga mereka meleset ( tersalahkan ) dari kebenaran.*

๐Ÿƒ *Maka setiap orang yang  paling mengerti kebenaran dan paling mengikuti kebenaran dia lebih utama kepada shirathalmustaqim ( jalan yang lurus ).*

๐Ÿƒ *Dan tidak diragukan lagi bahwa para sahabat Rasulullah - shallallahu ' alaihi wa sallama - mereka yang lebih utama kepada pensifatan ini dari pada rafidhah*.

๐Ÿ“š *Madarijus Salikin : 1/59*


✍ ู‚ุงู„ ุงุจู† ุงู„ู‚ูŠู… ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ :

ุฃู†ู‡ ุณุจุญุงู†ู‡ ู‚ุณู… ุงู„ู†ุงุณ ุฅู„ู‰ ุซู„ุงุซุฉ ุฃู‚ุณุงู… :
1 - ู…ُู†ุนู… ุนู„ูŠู‡ู… ูˆู‡ู… ุฃู‡ู„ ุงู„ุตุฑุงุท ุงู„ู…ุณุชู‚ูŠู… ุงู„ุฐูŠู† ุนุฑููˆุง ุงู„ุญู‚ ูˆุงุชุจุนูˆู‡ ,
2 - ูˆู…ุบุถูˆุจ ุนู„ูŠู‡ู… ูˆู‡ู… ุงู„ุฐูŠู† ุนุฑููˆุง ุงู„ุญู‚ ูˆุฑูุถูˆู‡ ,
3 - ูˆุถุงู„ูˆู† ูˆู‡ู… ุงู„ุฐูŠู† ุฌู‡ู„ูˆู‡ ูุฃุฎุทุฃูˆู‡
ููƒู„ ู…ู† ูƒุงู† ุฃุนุฑู ู„ู„ุญู‚ ูˆุฃุชุจุน ู„ู‡ ูƒุงู† ุฃูˆู„ู‰ ุจุงู„ุตุฑุงุท ุงู„ู…ุณุชู‚ูŠู…
ูˆู„ุง ุฑูŠุจ ุฃู† ุฃุตุญุงุจ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ - ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู… َ - ู‡ู… ุฃูˆู„ู‰ ุจู‡ุฐู‡ ุงู„ุตูุฉ ู…ู† ุงู„ุฑูˆุงูุถ.

๐Ÿ“š ู…ุฏุงุฑุฌ ุงู„ุณุงู„ูƒูŠู† : ูฅูฉ/ูก

✍ *Diterjemahkan oleh :*
*Al Ustadz Abu 'Aisyah Ismunandar Wonogiri*



✒ Editor : Admin Asy-Syamil.com

♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.

•═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════• 

DUA PONDASI AGAMA: TAUHID DAN SUNNAH

DUA PONDASI AGAMA: TAUHID DAN SUNNAH

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ

Ketika seseorang mau masuk Islam, yang pertama harus ia pahami, yakini kebenarannya, ucapkan dan amalkan adalah dua kalimat syahadat.

*Dan ini pula ilmu terpenting untuk dipelajari dan pendidikan yang paling wajib diberikan kepada anak. Karena dua kalimat ini adalah Rukun Islam yang pertama dan pondasi bagi seluruh ajaran Islam.*

_Dalam syahadat Laa Ilaaha lllallaah terkandung kewajiban *TAUHID,* memurnikan ibadah hanya untuk Allah ๏ทป, dengan keyakinan hanya Allah ๏ทป yang berhak disembah._

_Dan konsekuensi syahadat Muhammad Rasulullah adalah mengamalkan *SUNNAH* (petunjuk) beliau ๏ทบ, karena semua yang beliau ajarkan adalah syari'at Allah ๏ทป._

_Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim rahimahullah berkata,_

ูˆَุฏِูŠู†ُ ุงู„ْุฅِุณْู„َุงู…ِ ู…َุจْู†ِูŠٌّ ุนَู„َู‰ ุฃَุตْู„َูŠْู†ِ، ุนَู„َู‰ ุฃَู†ْ ู„َุง ู†َุนْุจُุฏَ ุฅู„َّุง ุงู„ู„َّู‡َ، ูˆَุฃَู†ْ ู†َุนْุจُุฏَู‡ُ ุจِู…َุง ุดَุฑَุนَ، ู„َุง ู†َุนْุจُุฏُู‡ُ ุจِุงู„ْุจِุฏَุนِ

*"Agama Islam tegak di atas dua pondasi:*

(1)  *Kita tidak boleh beribadah kecuali kepada Allah.*

(2)  *Kita beribadah kepada-Nya dengan cara yang Dia syari'atkan, bukan dengan bid'ah-bid'ah.*" [Al-Fatawa Al-Kubro, 1/206]

Oleh karena itu kelak di hari kiamat, orang yang diterima amalannya dan menghadap Allah ๏ทป dalam keadaan dirahmati adalah orang yang beramal *_di atas tauhid dan sunnah_*.

*Allah ๏ทป berfirman,*

ูَู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ูŠَุฑْุฌُูˆ ู„ِู‚َุงุกَ ุฑَุจِّู‡ِ ูَู„ْูŠَุนْู…َู„ْ ุนَู…َู„ًุง ุตَุงู„ِุญًุง ูˆَู„َุง ูŠُุดْุฑِูƒْ ุจِุนِุจَุงุฏَุฉِ ุฑَุจِّู‡ِ ุฃَุญَุฏًุง

*"Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya."* [Al-Kahfi: 110]

_Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah menerangkan,_

{ูَู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ูŠَุฑْุฌُูˆ ู„ِู‚َุงุกَ ุฑَุจِّู‡ِ} ุฃَูŠْ: ุซَูˆَุงุจَู‡ُ ูˆَุฌَุฒَุงุกَู‡ُ ุงู„ุตَّุงู„ِุญَ، {ูَู„ْูŠَุนْู…َู„ْ ุนَู…َู„ุง ุตَุงู„ِุญًุง}، ู…َุง ูƒَุงู†َ ู…ُูˆَุงูِู‚ًุง ู„ِุดَุฑْุนِ ุงู„ู„َّู‡ِ {ูˆَู„ุง ูŠُุดْุฑِูƒْ ุจِุนِุจَุงุฏَุฉِ ุฑَุจِّู‡ِ ุฃَุญَุฏًุง} ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„َّุฐِูŠ ูŠُุฑَุงุฏُ ุจِู‡ِ ูˆَุฌْู‡ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุญْุฏَู‡ُ ู„َุง ุดَุฑِูŠูƒَ ู„َู‡ُ، ูˆَู‡َุฐَุงู†َ ุฑُูƒْู†َุง ุงู„ْุนَู…َู„ِ ุงู„ْู…ُุชَู‚َุจَّู„ِ. ู„َุง ุจُุฏَّ ุฃَู†ْ ูŠَูƒُูˆู†َ ุฎَุงู„ِุตًุง ู„ِู„َّู‡ِ، ุตูˆุงุจُุง ุนَู„َู‰ ุดَุฑِูŠุนَุฉِ ุฑَุณُูˆู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ

*"Firman Allah _'Barangsiapa yang mengharap perjumpaan dengan Rabbnya',_ yaitu pahala dan balasannya yang baik.*

*'Maka hendaklah ia beramal shalih', yaitu amalan yang sesuai syari'at Allah ๏ทป.*

*'Dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya'*, _yaitu hendaklah ikhlas hanya mengharap wajah Allah saja, tidak mempersekutukan-Nya._

*Dua perkara ini adalah dua rukun amalan yang diterima, yaitu harus ikhlas karena Allah ๏ทป dan sesuai syari'at Rasulullah ๏ทบ."* [Tafsir Ibnu Katsir, 5/205]


*Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,*

ู…َู†ْ ุฏَู„َّ ุนَู„َู‰ ุฎَูŠْุฑٍ ูَู„َู‡ُ ู…ِุซْู„ُ ุฃَุฌْุฑِ ูَุงุนِู„ِู‡ِ

*"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya."* [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]

๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด

*๐Ÿ“บ Youtube :*

*๐Ÿ“ฑ Instagram :*

Jazaakumullahu Khayran
*Sahabat Muslim TV*

SAMBUT 10 HARI TERAKHIR RAMADHAN

SAMBUT 10 HARI TERAKHIR RAMADHAN
ุฅุฐุง ู„ู… ู†ุญุณู† ุงู„ุงุณุชู‚ุจุงู„ ูู„ู†ุญุณู† ุงู„ูˆุฏุงุน
Jika kita belum mampu menyambut kedatangan dengan baik, maka kita persiapkan perpisahan ini dengan baik.
Ibnu Taymiyah Rahimahullah berkata,
ุงู„ุนุจุฑุฉ ุจูƒู…ุงู„ ุงู„ู†ู‡ุงูŠุงุช ู„ุง ุจู†ู‚ุต ุงู„ุจุฏุงูŠุงุช
"Yang menjadi patokan itu adalah akhir yang sempurna, bukan permulaan yang penuh kekurangan."
Sabda Nabi ๏ทบ,
« ูˆَุฅِู†َّู…َุง ุงู„ุฃุนْู…َุงู„ُ ุจِุงู„ْุฎَูˆَุงุชِูŠู…ِ »
"Sesungguhnya setiap amalan tergantung akhir (penghujung nya)." ( HR. Bukhari No: 6607 )
Al-Hasan al-Bashri Rahimahullah berkata,
ุฃุญุณู† ููŠู…ุง ุจู‚ูŠ ูŠุบูุฑ ู„ูƒ ู…ุง ู…ุถู‰
ูุงุบุชู†ู… ู…ุง ุจู‚ูŠ ูู„ุง ุชุฏุฑูŠ ู…ุชู‰ ุชุฏุฑูƒ ุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ุฑุจู…ุง ุชูƒูˆู† ููŠ ุขุฎุฑ ุณุงุนุฉ ู…ู† ุฑู…ุถุงู†
"Perbaikilah hari-hari yang tersisa ini semoga Allah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu...
Gunakan kesempatan yang tersisa ini karena kamu tidak tahu kapan kamu 'kan mendapati rahmat Allah, bisa jadi rahmat itu turun di saat akhir bulan Ramadhan ini..."
ุงู„ู„َّู€ู‡ُู€ู…َّ ุงุฎْู€ุชِู€ู…ْ ู„َู€ู†َุง ุฑَู…َู€ุถَุงู†َ ุจِุงู„ْุบُู€ูْู€ุฑَุงู†ِ ูˆَุงู„ْุนِู€ุชْู€ู‚ِ ู…ِู†َ ุงู„ู†ِّู€ูŠุฑَุงู†ِ 
Ya Allah, tutuplah Ramadhan kami ini dengan ampunan dan terbebas dari siksa neraka.
Ditulis oleh :
✒️ @abinyasalma

โ„ณู€₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@alwasathiyah

๐Ÿ“Ž Sumber : 
Booklet : Kompilasi Faidah Ramadhan 1439 H - Grup AWWI 

BAHAGIA JUGA BAGIAN DARI TAKDIR

✨  *BAHAGIA JUGA BAGIAN DARI TAKDIR*  ✨



Banyak orang tidak menyadari bahwa kesenangan dan kebahagiaan di dunia merupakan nikmat Allah ๏ทป yang sudah tidak bisa ditambah atau dikurangi lagi, setiap orang sudah Allah ๏ทป tentukan bagiannya sendiri-sendiri.

Apapun yang dilakukan manusia, ia takkan mampu meraih kebahagiaan melebihi jatah yang Allah ๏ทป tentukan untuknya.

๐Ÿ“ Oleh karenanya, carilah kebahagiaan dan kesenangan dengan jalan yang halal, karena hasil akhirnya akan sama, tidak akan bisa berkurang ataupun bertambah dari yang telah Allah ๏ทป tentukan.

Ingat sabda Nabi ๏ทบ :

ูˆุงุนู„ู… ุฃู† ุงู„ุฃู…ุฉ ู„ูˆ ุงุฌุชู…ุนุช ุนู„ู‰ ุฃู† ูŠู†ูุนูˆูƒ ุจุดูŠุก ู„ู… ูŠู†ูุนูˆูƒ ุฅู„ุง ุจุดูŠุก ู‚ุฏ ูƒุชุจู‡ ุงู„ู„ู‡ ู„ูƒ ูˆู„ูˆ ุงุฌุชู…ุนูˆุง ุนู„ู‰ ุฃู† ูŠุถุฑูˆูƒ ุจุดูŠุก ู„ู… ูŠุถุฑูˆูƒ ุฅู„ุง ุจุดูŠุก ู‚ุฏ ูƒุชุจู‡ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠูƒ ุฑูุนุช ุงู„ุฃู‚ู„ุงู… ูˆุฌูุช ุงู„ุตุญู

_"Ketahuilah bahwa apabila seluruh ummat bersatu padu untuk memberikan manfaat kepadamu, mereka takkan mampu memberikannya, kecuali yang telah Allah ๏ทป tetapkan untukmu._

_Sebaliknya, seandainya mereka bersatu padu untuk menimpakan bahaya atasmu, mereka tidak akan mampu menimpakannya, kecuali yang telah Allah ๏ทป tetapkan atasmu. Pena-pena sudah diangkat dan lembaran-lembaran sudah kering"._
๐Ÿ“˜  *[HR. Tirmidzi:2516, Shahih].*


Apabila seluruh ummat tidak akan mampu menambahi satu manfaat saja untuk kita, apalagi jika yang berusaha menambahinya hanya kita sendiri, atau segelintir orang saja, dan termasuk di antara manfaat tersebut adalah kesenangan dan kebahagiaan.

๐Ÿ“Œ Inilah salah satu buah manis dari iman kita kepada takdir Allah 'Azza Wa Jalla, Wallahu A'lam.


๐Ÿ–‹️  *Ustaz Dr. Musyaffa' Ad Dariny, Lc,. M.A. _ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰._*


•┈┈•⊰•●๐Ÿ…ข๐Ÿ…š๐Ÿ…๐Ÿ…˜●•⊱•┈┈•

๐Ÿ”– Join Grup : http://sabilulkhayr.com/join
๐ŸŒ Website: https://www.sabilulkhayr.com
๐ŸŽฅ Youtube: youtube.com/c/sabilulkhayrtv
๐Ÿ“ท Instagram: Instagram.com/Sabilulkhayr
๐ŸŒ Fanpage: facebook.com/sabilulkhayr
✉ Telegram Chanel: t.me/sabilulkhayr
๐Ÿ“ง Twitter: twitter.com/sabilulkhayr
๐Ÿ’ฌ Line: bit.ly/sabilulkhayrLine
๐Ÿ“ป Radio: radio.sabilulkhayr.com
๐Ÿ“ฎ Tanya Jawab : t.me/tjsabilulkhayr
๐Ÿ›️ SKAI Market: market.sabilulkhayr.com
๐Ÿ“‘ Laporan Donasi: sabilulkhayr.com/donasi-skai


๐Ÿ’ฐ *Donasi Dakwah SKAI*

๐Ÿง *BANK MUAMALAT* 
| *Rekening : 2150014535*
| *Kode Bank : 147*
| *Atas nama : SABILUL KHAYR AL IBANA*

๐Ÿง *BANK SYARIAH INDONESIA (EX BSM)* 
| *Rekening : 1231237883*
| *Kode Bank : 451*
| *Atas nama : SKAI OPERASIONAL*


*Donasi Pulsa* SKAI ke nomor: *082135717823*
*Konfirmasi Donasi* klik link: 

*SKAI Center*

๐Ÿ“ก Silakan dibagikan! Raih pahala dengan membantu menyebarkan kebaikan.

MAKSIAT MERUSAK AKHLAK, AMALAN DAN REZEKI

MAKSIAT MERUSAK AKHLAK, AMALAN DAN REZEKI

Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah berkata:

 ุฅู† ุงู„ู…ุนุงุตูŠ ุชُูุณุฏ ุงู„ุฃุฎู„ุงู‚ ูˆุงู„ุฃุนู…ุงู„ ูˆุงู„ุฃุฑุฒุงู‚ 

"Sesungguhnya kemaksiatan itu akan merusak akhlak, amalan, dan rezeki." [Taisirul Karimir Rahman, hal. 316]Pengaruh dosa terhadap hati seperti bahayanya racun bagi tubuh. Dan tidak ada suatu kejelekan di dunia dan di Akhirat, kecuali sebabnya adalah dosa dan maksiat.

Apakah yang menyebabkan Adam dan Hawa dikeluarkan dari Surga, tempat yang penuh kelezatan dan kenikmatan, kepada negeri yang terdapat berbagai penderitaan (dunia)?!

Apa pula yang menyebabkan Iblis diusir dari kerajaan yang ada di langit serta mendapat kutukan Allah ๏ทป?!

Dengan sebab apa kaum Nabi Nuh yang kufur ditenggelamkan oleh banjir, kaum 'Aad dibinasakan oleh angin, serta berbagai siksaan di dunia yang menimpa umat-umat terdahulu, sehingga ada yang diubah tubuhnya menjadi kera dan babi?!

Itu semua adalah akibat dari dosa yang mereka lakukan. Hendaklah peristiwa yang telah berlalu cukup menjadi pelajaran yang berharga bagi orang-orang yang setelahnya. Karena orang yang baik adalah yang mampu mengambil pelajaran dari orang lain, dan bukan menjadi pelajaran yang jelek bagi generasi setelahnya.

Allah ๏ทป berfirman:

ูَูƒُู„ًّุง ุฃَุฎَุฐْู†َุง ุจِุฐَู†ْุจِู‡ِ ۖ ูَู…ِู†ْู‡ُู…ْ ู…َู†ْ ุฃَุฑْุณَู„ْู†َุง ุนَู„َูŠْู‡ِ ุญَุงุตِุจًุง ูˆَู…ِู†ْู‡ُู…ْ ู…َู†ْ ุฃَุฎَุฐَุชْู‡ُ ุงู„ุตَّูŠْุญَุฉُ ูˆَู…ِู†ْู‡ُู…ْ ู…َู†ْ ุฎَุณَูْู†َุง ุจِู‡ِ ุงู„ْุฃَุฑْุถَ ูˆَู…ِู†ْู‡ُู…ْ ู…َู†ْ ุฃَุบْุฑَู‚ْู†َุง ۚ ูˆَู…َุง ูƒَุงู†َ ุงู„ู„َّู‡ُ ู„ِูŠَุธْู„ِู…َู‡ُู…ْ ูˆَู„َٰูƒِู†ْ ูƒَุงู†ُูˆุง ุฃَู†ْูُุณَู‡ُู…ْ ูŠَุธْู„ِู…ُูˆู†َ

Artinya:

"Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa sebab dosanya. Maka:

Di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil,

Di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur,

Di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan

Di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan.

Dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." [QS. Al-'Ankabut: 40]

sumber: https://nasihatsahabat.com/maksiat-merusak-akhlak-amalan-dan-rezeki/

Via HijrahApp