Jumat, 29 Mei 2020

[HADITS 17 & 18] 40 Hadits Tentang Al Khairiyyah (Lebih Baik & Yang Terbaik)


[HADITS 17 & 18]

*KAJIAN ONLINE WAG BALI MENGAJI TEMA MUTIARA HADITS*

📚 *40 Hadits Tentang Al Khairiyyah (Lebih Baik & Yang Terbaik) : Hadits ke-17 & ke-18*

▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪

1⃣7️⃣ *Hadits Ketujuh Belas: Rizqi Terbaik* 

عَنْ زِيَادٍ بنِ جُبَيرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (خَيرُ الرِّزقِ الكَفَافُ)

Diriwayatkan dari Ziad ibn Jubair radhiyallahu ’anhu berkata: _Rasululloh shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Sebaik baik rizqi adalah yang cukup"_
[As Silsilah Ash Shahihah no.5586]

🍃 *Faedah Hadits:*
✔1. Penjelasan tentang rizqi yang terbaik.

✔2. Anjuran memiliki sifat qona'ah (merasa cukup dengan nikmat yang Alloh berikan).

✔3. Isyarat akan buruknya sifat tamak, rakus terhadap dunia dan tidak merasa cukup dengan pemberian Alloh.

✔4. Beruntung orang yang diberikan rizqi cukup dan dia ridlo dengannya.
Disebutkan dalam hadits lain:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: (قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بِمَا آتَاهُ)

Diriwayatkan dari Abdulloh ibn 'Amr ibn Al 'Ash radhiyallahu ’anhuma bahwasanya rasululloh shollallohu 'alihi wasallam bersabda: _"Sungguh beruntung orang yang masuk Islam, diberi rizqi cukup dan Alloh menjadikannya qona'ah terhadap apa yang Alloh berikan kepadanya"_
[HR. Muslim no.1746]

عَنْ فَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: (طُوبَى لِمَنْ هُدِيَ إِلَى الْإِسْلَامِ وَكَانَ عَيْشُهُ كَفَافًا وَقَنَعَ)

Diriwayatkan dari Fadlolah ibn Ubaid radhiyallahu ’anhu bahwasanya beliau mendengar rasululloh shollallohu 'alihi wasallam bersabda: _"Sungguh beruntung orang yang diberi hidayah kepada Islam dan kehidupannya cukup lalu dia qona'ah"_
[HR. At Turmudzi no.2272 dengan sanad yang shohih]

✔5. Rasululloh shollallohu 'alihi wasallam berdoa kepada Alloh agar diberi rizqi yang cukup. Disebutkan dalam hadits:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (اللَّهُمَّ اجْعَلْ رِزْقَ آلِ مُحَمَّدٍ قُوتًا)

Diriwayatkan dari Abu Hurairoh radhiyallahu ’anhu berkata: Rasululloh shollallohu 'alihi wasallam bersabda: "Ya Alloh, jadikanlah rizqi keluarga Muhammad cukup"
[HR. Muslim no. 1747 At Turmudzi no. 2284 dan Ibnu Majah no. 4129]

〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️

1⃣8️⃣ *Hadits Kedelapan Belas: Nama Terbaik*

عَنْ أَبِي سَبْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: (مَا وَلَدُكَ؟) قَالَ: (فُلَانُ وَفُلَانُ وَعَبْدُ الْعُزَّى) فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (هُوَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ إِنَّ أَحَقَّ أَسْمَائِكُمْ أَوْ مِنْ خَيْرِ أَسْمَائِكُمْ إِنْ سَمَّيْتُمْ عَبْدَ اللَّهِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ وَالْحَارِثَ)

Diriwayatkan dari Abu Sabrah radhiyallahu ’anhu bahwasanya beliau datang kepada nabi shollallohu 'alihi wasallam lalu beliau bertanya: _"Siapa nama anakmu? Dia menjawab: Fulan, fulan dan Abdul 'Uzza. Lalu rasululloh shollallohu 'alihi wasallam bersabda: "Nama dia Abdurrahman (Beliau mengganti nama Abdul 'Uzza –pent) Sesungguhnya sebaik baik nama kalian –jika kalian memberikan nama- adalah Abdulloh, Abdurrahman dan Al Harits"_
[HR. Ahmad no.25331 dengan sanad yang shohih]

🍃 *Faedah Hadits:*
✔1. Sebaik baik nama adalah Abdulloh, Abdurrahman dan Al Harits. Karena di dalam nama nama itu mengandung unsure penghambaan diri kepada Alloh dan makna yang baik.

✔2. Anjuran untuk memberikan nama untuk anak anak kita dengan nama yang baik dan larangan memberikan nama yang jelek.

✔3. Larangan menggunakan nama yang mengandung unsur penghambaan diri kepada selain Alloh.

✔4. Isyarat bahwa nama seseorang itu mengandung unsur harapan dan doa, maka kita harus menggunakan nama nama yang baik.

✔5. Perintah untuk mengganti nama yang jelek dengan nama yang baik sebagaimana yang dilakukan oleh rasululloh shollallohu 'alihi wasallam.

🔚

*Tanya Jawab*

Grup 1
*1. Ella-Negara*
_Tanya:_
Bagaimna cara agar selalu mempunyai sifat qona'ah,Terimakasih

_Jawab:_
1. Ketahuilah bahwa semua apa yang kita dapatkan sudah ditakdirkan oleh Alloh.
2. Ingat bahwa akherat itu lebih baik dari dunia.
3. Hindari iri dan dengki dengan apa yang Alloh berikan kepada orang lain
4. Senantiasa bersyukur atas nikmat yang Alloh berikan.
5. Jangan melihat orang yang lebih atas dari kita dalam urusan dunia
6. Berdoa kepada Alloh agar memberikan kepada kita sifat qona'ah
Allohu a'lam bish showaab

*2. Fulanah*
_Tanya:_
Bismillah... Afwan ustad perempuan kan riskan skali dg ghibah... Jika seorang teman, di depan manis, tapi di belakang menjelek2 kan..  Sesungguhnya mana sesungguh nya kata hati nya ustad? Apa yg hrs kita lakukan? Ttp memaafkan dan ttp berteman baik atau memaafkan dan jaga jarak?
 Syukron

_Jawab:_
1. Maafkan dia dan berlapang hati terhadapnya.
2. Berikan nasehat dengan bijak dan ilmu kepada yang bersangkutan
3. Doakan agar Alloh memberikan taufiq dan hidayah kepada kita semua
4. Tetap berhubungan baik dengannya selama ada kebaikan. Tapi jika khawatir akan terpengaruh maka kita boleh menjaga jarak dengannya.
Allohu a'lam bish showaab

🍃🍃🍃

Grup 2
*1. Triyana-denpasar*
_Tanya:_
Bismillaah
Afwan ustadz ijin bertanya
Bagaimana tentang larangan memberi nama serupa nama malaikat nggih?apakah ttg larangannya itu shohih?

_Jawab:_
Betul...diantara nama yang terlarang kita berikan pada anak kita  adalah nama malaikat.
Allohu a'lam bish showaab

Tapi larangan tersebut hukumnya makruh. Sementara sebagian ulama membolehkan.
Pendapat yang kuat adalah makruh.
Sedangkan untuk nama perempuan maka hukumnya haram.
Allohu a'lam bish showaab

*2. Ummu Bayyina - Badung*
_Tanya:_
Bismillah
Apakah bagi seorang mualaf, harus mengganti nama?
Misalnya nama lama Christien..
Apkh hrs d ganti?

_Jawab:_
Ya...jika nama tersebut adalah nama yang dilarang sebagaimana contoh yang disebutkan.
Allohu a'lam bish showaab

🍃🍃🍃

Grup 4
 *1. Isha-Surabaya*
_Tanya:_
Assalamu'alaikum warahmatullohi wabarakaatuh ustadz

Sebenarnya saya mampu untuk berdiri, namun apabila sholat smbil nahan pusing sholat saya jd tidak khusyu dan tergesa2. Saat ini saya sedang mengandung anak pertama setelah menanti 6,5th (dan baru memasuki minggu ke 8)
Disarankan bedrest dan memang kondisi saya agk lemah, tidak kuat untuk berdiri lama.
*bolehkan saya mengerjakan sholat saya dengan duduk dikondisi saya yg sebenarnya mampu untuk berdiri nmun tidk kuat lama dan sedikit lemah*
Mohon pencerahannya ustadz agar rezeki kehamilan yg di anugerahkan pada saya sekarang dpt menjadi penyempurna ibadah saya, dan mohon do'a untuk kehamilan saya.
Jazakallohu khairan

_Jawab:_
Wa'alaikumussalam warohmatullohi wa barokaatuh

Bagi kita yang tidak mampu sholat dalam kondisi berdiri maka boleh dengan duduk.
Allohu a'lam bish showaab

*2. Risa-dps gunung karang*
_Tanya:_
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh....  Bagaimana dg kehidupan org yg maaf kurang berkecukupan, misalnya Uang gaji hanya cukup untuk makan, tidak cukup untuk membiayai anak sekolah. (sekedar contoh) lantas, org ini dg kekurangan biaya tersebut, dy berhutang. Apakah berhutang tersebut juga dinamakan rezeki 🙏🏻?? Terlebih maaf berhutangnya tersebut dg riba, bagaimana dg yg seperti itu ustadz? Syukron sebelumnya ustadz. Wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh

_Jawab:_
Wa'alaikumussalam warohmatullohi wa barokaatuh

1. Hendaknya beliau selalu bersyukur atas nikmat tesebut. In syaa-a Alloh dengan ini a
Alloh akan memberikan kelapangan rizqi kepadanya.
2. Tetap sabar dengan pemberian Alloh karena itu sebaik baik bekal.
3. Qona'ah itu adalah harta kekayaan yang hakiki.
4. Berusaha dan tawakkal agar Alloh melapangkan rizqi.
5. Hutang juga merupakan salah satu rizqi Alloh. Tapi jangan sampai dengan cara yang haram. Karena dengan cara halal atau haram Alloh akan memberikan itu kepada kita...maka carilah rizqi dengan cara yang halal.
Allohu a'lam bish showaab

*3. Fulanah*
_Tanya:_
Assallamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.


Afwan, jika pertanyaannya keluar topik

Ustadz, apakah boleh kita menanyakan perihal suatu hal kepada seseorang untuk memastikan bahwa ucapan dari orang lain yang kita dengar itu benar atau tidak? Tetapi, jika kita menanyakan hal ini kepada yang bersangkutan, maka bisa terjadi pertikaian dan saling bersitegang. Namun jika kita membiarkannya, takutnya yg dibicarakan oleh orang lain tersebut adalah sebuah fitnah.

Lalu bagaimana cara kita bersikap, apakah mencari tahu atau justru membiarkannya?


Jazakallahu khair

Wassallamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

_Jawab:_
Wa'alaikumussalam warohmatullohi wa barokaatuh

Boleh kita menanyakannya kepada orang lain dengan tujuan mencari kebenaran bukan untuk menyebarkan aib dan menjelek jelekkannya.
Allohu a'lam bish showaab

🍃🍃🍃

*TITIPAN PERTANYAAN DARI GRUP KAJIAN ILMU DASAR ISLAM*

*1. Yunita-kuta utara*
_Tanya:_
Bismillah..
 1)Bagaimana jika seseorang sdh cukup dn merasa cukup serta menikmati rezki yg Allah berikan.. tetapi msh blm juga mau berhenti berusaha unt mendapatkan yg lebih... Apakah ini adlh termasuk sifat yg tdk qona'ah? 

2) org yg sdh dewasa apakah boleh berganti nama Atau mungkin  penambahan nama yg sdh ada? Apakah hal perlu unt melaporkan diri unt berubah/ menambah nama tsb? Jazakallahu khairan

_Jawab:_
1. Terus bekerja untuk mencari tambahan itu tidak bertentangan dengan konsep qona'ah selama mencarinya dengan cara yang halal dan tahu akan hak harta yang ada padanya.
2. Untuk mengganti nama baik sudah dewasa atau masih kecil selama namanya bertentangan dengan syariat maka harus diganti. Adapun jika memungkinkan dan tidak merepotkan diurus sekalian administrasinya. Jika merepotkan maka cukup panggilannya saja.
Allohu a'lam bish showaab

🌹🍃🌹

❣ Host BM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar