Jumat, 26 November 2021

KALAULAH BUKAN KARENA ALLAH MENUTUPI AIB-AIB KITA

KALAULAH BUKAN KARENA ALLAH MENUTUPI AIB-AIB KITA

Alhamdulillah, wash shalaatu wassalaamu 'ala nabiyyinaa Muhammad, wa 'ala aalihi wa shahbihi wa man tabi'ahum bi ihsaan, wa ba'd.

Pada zaman Nabi Musa 'alaihis salam, bani Israel ditimpa musim kemarau yang berkepanjangan. Mereka pun berkumpul mendatangi Nabi mereka. Mereka berkata, "Ya Kaliimallah, berdoalah kepada Rabbmu agar Dia menurunkan hujan kepada kami." Maka berangkatlah Musa 'alaihis salam bersama kaumnya menuju padang pasir yang luas. Waktu itu mereka berjumlah lebih dari 70 ribu orang. Mulailah mereka berdoa dengan keadaan yang lusuh dan kumuh penuh debu, haus dan lapar.

Nabi Musa berdoa, "Ilaahi! Asqinaa ghaitsak…. Wansyur 'alaina rahmatak… warhamnaa bil athfaal ar rudhdha'… wal bahaaim ar rutta'… wal masyaayikh ar rukka'….."

Setelah itu langit tetap saja terang benderang… matahari pun bersinar makin kemilau… (maksudnya segumpal awan pun tak jua muncul).

Kemudian Nabi Musa berdoa lagi, "Ilaahi … asqinaa…."

Allah pun berfirman kepada Musa, "Bagaimana Aku akan menurunkan hujan kepada kalian sedangkan di antara kalian ada seorang hamba yang bermaksiat sejak 40 tahun yang lalu. Umumkanlah di hadapan manusia agar dia berdiri di hadapan kalian semua. Karena dialah, Aku tidak menurunkan hujan untuk kalian…"

Maka Musa pun berteriak di tengah-tengah kaumnya, "Wahai hamba yang bermaksiat kepada Allah sejak 40 tahun… keluarlah ke hadapan kami…. karena engkaulah hujan tak kunjung turun…"

Seorang laki-laki melirik ke kanan dan kiri… maka tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia… saat itu pula ia sadar kalau dirinyalah yang dimaksud…..

Ia berkata dalam hatinya, "Kalau aku keluar ke hadapan manusia, maka akan terbuka rahasiaku… Kalau aku tidak berterus terang, maka hujan pun tak akan turun."

Maka hatinya pun gundah gulana… air matanya pun menetes….. menyesali perbuatan maksiatnya… sambil berkata lirih, "Ya Allah… Aku telah bermaksiat kepadamu selama 40 tahun… selama itu pula Engkau menutupi 'aibku. Sungguh sekarang aku bertaubat kepada Mu, maka terimalah taubatku…"

Tak lama setelah pengakuan taubatnya tersebut, maka awan-awan tebal pun bermunculan… semakin lama semakin tebal menghitam… dan akhirnya turunlah hujan.

Musa pun keheranan, "Ya Allah, Engkau telah turunkan hujan kepada kami, namun tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia." Allah berfirman, "Aku menurunkan hujan kepada kalian oleh sebab hamba yang karenanya hujan tak kunjung turun."

Musa berkata, "Ya Allah… Tunjukkan padaku hamba yang taat itu."

Allah berfirman, "Ya Musa, Aku tidak membuka 'aibnya padahal ia bermaksiat kepada-Ku, apakah Aku membuka 'aibnya sedangkan ia taat kepada-Ku?!"

(Kisah ini dikutip dari buku berjudul "Fii Bathni al-Huut" oleh Syaikh DR. Muhammad Al 'Ariifi, hal. 42)

Subhaanallah… Kalaulah bukan karena Allah menutupi aib-aib kita…

***

Penulis: Abu Yazid T. Muhammad Nurdin

Sumber: https://muslim.or.id/472-allah-menutup-aib-kita.html

Via HijrahApp 

Senin, 08 November 2021

Ajarkan Al-qur'an pada Anak

Ajarkan Al-qur'an pada Anak

Al-Qur'an merupakan pedoman hidup umat Islam. Karena itu mengajari anak al-Qur'an dan tanamkan kecintaan kepada al-Qur'an sejak dini merupakan sesuatu yang harus diprioritaskan dalam kehidupan kita. 
.
‎خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
.
"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al Quran dan mengajarkannya." (HR Bukhari dari Utsman bin 'Affan radhiyallahu'anhu)
.
Dalam hadits ini tidak ada pembatasan usia tentang usia berapa kita belajar dan siapakah orang yang kita ajari. Maka kita mengajarkan Al Quran kepada anak juga termasuk ke dalam cakupan hadits ini.
.
Beberapa tips mengajari anak membaca al-Quran:

1️⃣ Bacakan ayat-ayat al-Quran sejak anak masih dalam kandungan. Tidak sedikit yang sudah membuktikan hal ini. Banyak ibu-ibu yang merasa takjub saat anaknya berusia 2 tahun, kata yang pertama keluar dari mulutnya adalah ayat al-Quran. Ternyata setelah ditanya pada kedua orang tuanya, bahwa waktu di dalam kandungan orang tuanya sering membaca ayat-ayat al-Quran.

2️⃣ Perdengarkan ayat al-Quran setiap hari di rumah. Tidak menjadi masalah apakah anak mendengarkan atau tidak. Baik ia main-main atau melakukan aktivitas apapun di dalam rumah. Ketahuilah bahwa otak bawah sadarnya -tanpa si anak sadari- merekam bacaan alquran yang ia dengar. Bahkan mungkin anak akan hapal dengan sendirinya ayat-ayat al-Quran yang sering ia dengar.

3️⃣ Konsisten. Untuk mengajari anak membaca al-Quran syarat utamanya Anda harus konsisten jangan putus-putus. Karena kekonsistenan Anda adalah parameter keberhasilan Anda dalam mengajari anak membaca alquran.

4️⃣Menjadi suri tauladan bagi
anak. Ini sangat penting untuk bunda dan ayah perhatikan karena anak adalah peniru yang hebat. Maka otomatis Anda sebagai orang tua
yang sering bersamanya yang akan ia tiru
pertama kali. Kalau Anda sering membaca al-Quran dan menghapalnya maka secara otomatis anak-anak Anda akan melihat dan lama kelamaan mereka akan meniru Anda membaca al-Quran walaupun mungkin masih banyak salah. Tetapi paling tidak mereka sudah mengenal alquran sejak kecil.

5️⃣ Anak diminta membaca surat itu sepenggal-penggal lebih dari satu kali. Sementara itu Anda membenarkan kesalahan-kesalahan yang terjadi
pada anak saat membaca al-Quran.
.
6️⃣ Beri hadiah yang ia mau dengan syarat ia harus hapal surat atau ayat al-Quran.
Cara ini bisa Anda gunakan pada anak yang sudah punya keinginan pada sesuatu.
.
7️⃣ Perlu menanamkan dalam jiwa anak bahwa mempelajari Al-Quran adalah ibadah. Allah ta'ala memberikan pahala yang sangat besar. Ini akan membuat anak ikhlas dalam belajar al-Qur'an, sehingga tidak selalu tergantung terhadap hadiah yang bersifat materi duniawi.
.
8️⃣ Menjadi catatan bahwa anak perlu dilatih untuk dipahamkan dengan makna ayat-ayat yang dia pelajari dengan pemahaman sederhana. Tentunya sesuai tingkatan akalnya.
Semoga bermanfaat.
_Ust Abdullah Zaen_
.
➡️ Ikuti terus postingan kami berikutnya @alfirqotunnajiyahkids
.
➡️ Follow us on Instagram : https://instagram.com/alfirqotunnajiyahkids
➡️ Subcribe Channel YouTube : https://youtube.com/c/alfirqotunnajiyahkids
➡️ Join us on Telegram : https://t.me/alfirqotunnajiyahkids

MUSTAJABNYA DOA KETIKA SUJUD


🔴➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖🔴
     MUSTAJABNYA DOA KETIKA SUJUD
🔴➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖🔴

Selain hadis dalam gambar di atas, ada juga hadis yang menunjukkan keutamaan berdoa ketika sujud, dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Adapun ketika rukuk, maka agungkanlah Allah. Sedangkan ketika sujud, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, maka doa tersebut pasti dikabulkan untuk kalian."
*(HR. Muslim, no. 479)*
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
*Penjelasan:*
1. Hadis di atas menunjukkan dorongan untuk memperbanyak doa ketika sujud, karena ketika sujud adalah saat yang paling dekat antara seorang hamba dengan Allah.

2. Boleh meminta hajat apapun ketika sujud dan saat sujud adalah saat mustajabnya doa.

3. Boleh meminta berulang-ulang dalam doa agar mudah terkabul.

4. Ketika sujud diperintahkan menggabungkan bacaan subhanallah (tasbih) dan doa.

5. Ketaatan semakin membuat seorang hamba dekat dengan Allah.

6. Semakin seorang hamba bertambah ketaatan, maka semakin mudah doanya terkabul.

7. Rasullah shallallahu 'alaihi wa sallam semangat mengajarkan umatnya kebaikan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Catatan:
Doa yang dimaksud di sini harus berbahasa arab (tidak boleh menggunakan bahasa selain bahasa Arab), dan bentuk doanya harus dilafalkan, bukan bergumam di dalam hati.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Semoga bermanfaat

*Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah untuk rajin berbuat kebajikan*

Yang selalu mengaharapkan ampunan & rahmat Rabbnya

Semoga bermanfaat

Barokalloh fiikum

#MariBerhijrah
#islam #tobat #istighfar #tawakal
#muslimah #beranihijrah #kembaliberhijrah #hijrahukhti
#hijrahislam #hijrahquote
#hijrahsantun #wanitasaleha
#hadits #hijrahyuk #hijrah #sunnah #dakwahtauhid
#dakwahsunnah #salaf
#indonesiabertauhid #salafy
#dakwahsalaf 
#dakwah