JADILAH PENYEBAB ORANG TUAMU MASUK SURGA
📝 Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Sungguh, Allah benar-benar mengangkat derajat seorang hamba-Nya yang shalih di surga," maka ia pun bertanya: "Wahai Rabbku, bagaimana ini bisa terjadi?" Allah menjawab: "Berkat istighfar anakmu bagi dirimu". (Tentang hadits ini, Imam Ibnu Katsir berkata: "Isnadnya shahih". Syaikh Al-Albani berkata).
.
📝 Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, atau doa anak yang shalih." (HR. Muslim no. 1631)
.
📝 Dari Sa'id bin Jubair dari Ibnu 'Abbas radhiallahu'anhuma, beliau berkata,
"Allah mengangkat derajat anak cucu seorang mukmin setara dengannya, meskipun amal perbuatan anak cucunya di bawahnya, agar kedua orangtuanya tenang dan bahagia. Kemudian beliau membaca firman Allah yang artinya, "Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan" ( AthThuur : 21) kemudian beliau berkata: dan kami tidak mengurangi dari bapak-bapak mereka apa yang kami berikan kepada anak mereka"(As-Silsilah Ash-Shahihah no.2490 5/495, Al-Maktabah As-Syamilah)
📝 Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Sungguh, Allah benar-benar mengangkat derajat seorang hamba-Nya yang shalih di surga," maka ia pun bertanya: "Wahai Rabbku, bagaimana ini bisa terjadi?" Allah menjawab: "Berkat istighfar anakmu bagi dirimu". (Tentang hadits ini, Imam Ibnu Katsir berkata: "Isnadnya shahih". Syaikh Al-Albani berkata).
.
📝 Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, atau doa anak yang shalih." (HR. Muslim no. 1631)
.
📝 Dari Sa'id bin Jubair dari Ibnu 'Abbas radhiallahu'anhuma, beliau berkata,
"Allah mengangkat derajat anak cucu seorang mukmin setara dengannya, meskipun amal perbuatan anak cucunya di bawahnya, agar kedua orangtuanya tenang dan bahagia. Kemudian beliau membaca firman Allah yang artinya, "Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan" ( AthThuur : 21) kemudian beliau berkata: dan kami tidak mengurangi dari bapak-bapak mereka apa yang kami berikan kepada anak mereka"(As-Silsilah Ash-Shahihah no.2490 5/495, Al-Maktabah As-Syamilah)