WAG BALI MENGAJI AKHWAT*
tema *PSIKOLOGI*
📚Materi:
_*" Gangguan Perilaku Impulsif Pada Anak"*_
🎙Nara sumber:
*Bpk Trubus Raharjo. S.Psi, MSi Psikolog.*
*Sekilas Profil Pemateri*
Nama : _*Trubus Raharjo, S.Psi.,MSi., Psikolog*_
Alamat : _Pedawang RT. 02/ RW. 02. No. 303 Bae Kudus_
_*Pendidikan*_ :
_▪S1. Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta._
_▪S2. Magister Sain Psikologi Universitas Gadjah Mada_
_*Pekerjaan*_ :
Dosen Fak. Psikologi Universitas Muria Kudus
*TEMA : PSIKOLOGI*
Ahad, 1 Jumadats Tsani 1441 H / 26 Januari 2020
*MATERI:*
*GANGGUAN PERILAKU IMPULSIF PADA ANAK*
Sering melakukan tindakan tanpa memikirkan konsekuensinya? bisa jadi hal ini merupakan tanda dari perilaku impulsif.
Perilaku impulsif bukan hanya disebabkan karena pelakunya ceroboh atau malas berpikir panjang, namun sikap ini juga dapat dikaitkan dengan beberapa kelainan mental.
_Perilaku impulsif adalah kondisi saat seseorang mendapatkan dorongan untuk melakukan sebuah tindakan tanpa memikirkan konsekuensinya terlebih dahulu._
_Perilaku ini biasanya merupakan respons emosional pelaku terhadap kejadian yang dialaminya._
_Meskipun pelaku merasa sadar dengan apa yang di lakukan, pelaku cenderung tidak bisa mengendalikan dirinya ketika melakukan sebuah tindakan._
_Perilaku impulsif juga sering dikaitkan dengan rendahnya kemampuan self-control seseorang._
1⃣ *Penyebab Perilaku Impulsif*
Perilaku impulsif merupakan salah satu gejala dari kelainan mental.
Meskipun sudah banyak penelitian mengenai penyakit mental, belum ada satu pun yang bisa memastikan penyebab spesifik dari penyakit mental.
Selain karena ada kelainan pada otak, perilaku yang bersifat impulsif juga dapat terjadi akibat adanya faktor dari luar, seperti:
*Lingkungan*.
Faktor lingkungan juga berperan besar dalam kesehatan mental seseorang. Seorang anak yang dibesarkan di keluarga dengan penuh kekerasan, baik verbal maupun fisik, memiliki risiko tinggi untuk mengalami kelainan mental. ato di lingkungan yang tidsk kondusif
*2⃣ Gejala Perilaku Impulsif*
Seseorang yang sering berlaku impulsif biasanya dapat dikenali dengan beberapa gejala.
Gejala-gejala ini sering kali disalahartikan sebagai pengaruh sifat-sifat negatif, seperti pemalas dan overthinking.
_Berikut ini adalah beberapa gejala dari perilaku impulsif._
~ _Tidak Bisa Mengendalikan Diri_ Sikap tidak bisa mengendalikan diri ini bisa muncul dalam banyak kesempatan, mulai dari masalah sepele seperti tidak bisa menahan keinginan untuk memukul temennya, ato tidak bisa menahan emosi.
Ketika ditanya alasan melakukan tersebut, tidak tahu alasan tepatnya ia melakukan hal tersebut.
~ _Tidak Bisa Disiplin_
Sering menunda tugas merupakan salah satu gejala seseorang dengan perilaku impulsif. Biasanya, seseorang menunda tugas karena ia merasa tugas tersebut tidak menarik.
*3⃣ Kapan/Usia berapa saat terjadi*
Biasanya pada usia mulai 5 tahun anak dapat mempunyai perilaku impulsif, krn anak mulai mulai menyadari perilakunya baik dan buruknya
*4⃣ Penanganan Perilaku Impulsif*
Meskipun bukanlah hal yang selalu buruk, ada baiknya jika perilaku impulsif ini bisa dikurangi sedikit demi sedikit. _Perilaku impulsif dapat diminimalisir dengan beberapa cara berikut:_
~ _Berkonsultasi._
Anak yg impulsif rentan terkena penyakit mental, maka lebih baik Anda mencari pertolongan dari pihak profesional seperti psikolog atau terapis.
~ _Tanamkan Sikap-sikap Positif dalam Diri_
Salah satu masalah orang impulsif adalah ia sering kali memiliki pikiran negatif. bantu anak untuk melawan pikiran tersebut dan cobalah untuk menanamkan sikap positif dalam diri. Misalnya, latih diri anak untuk disiplin mulai dari hal-hal kecil. Dari sikap disiplin ini, lama kelamaan anak dapat belajar untuk mengendalikan respon emosional anak
🔚
🟡➿➿➿➿➿➿➿➿➿🟡
*TANYA JAWAB*
*GRUP 3*
❓1. Ana - Dps
Tanya :
1. apakah perilaku impulsif itu sama dengan Temperamental?
2. Bagaimana menghilangkan sifat impulsif yg terus berlanjut hingga dewasa bahkan berumahtangga? Sehingga mempengaruhi keharmonisan rumah tangga
Jawab:
1. Impulsif berbeda dgn temperamen, klo temperamen merupakan watak yang d bawa sejak lahir yang krn kondisi lingkungan menguatkan karakter temperamennya sedangkan impulsif adalah gangguan yang terjadi pada seseorang krn masalah tertentu yang menyebabkan seseorang mengalami dan melakukan impulsif.
❓2. Srie - Dps
Tanya :
Pak, Anak saya jadi korban pemukulan, dari anak yg sifat impulsif di lingkungan sekolahnya
Kami sbg orang tua tentu tidak bisa terima di pukul wajah dan kepala bag belakang berkali2.
Bagaimana kami harus menghadapi anak yg punya sifat seperti ini .. ?
Dan apa bahayanya jika kepala yg di pukul. Trimakasih
Jawab:
Tentu saat anak menjadi korban pemukulan merupakan kondisi yang tidak menyenangkan bagi anak maupun orang tua..hal ini dapat menjadikan trauma pada anak yang menjadi korban..Namun perlu di lihat apakah pelaku memang punya perilaku impulsif ato hanya spontan..apabila punya perilaku impulsif maka tentu perlu dikoordinasikan dgn pihak sekolah dgn orang tua dan mungkin perlu di usulkan penanganan oleh psikolog krn klo tidak ada penanganan khusus di khawatirkan akan ada korban lain yang akan terdampak dari perilakunya...Namun apabila pemukulan terjadi scara spontan maka cukup berkoordinasi dgn pihak sekolah terkait perilaku anak dan orang tua..karena klo hanya spontan biasanya ada sebab anak melakukan pemukulan dan itu perlu diselesaikan oleh sekolah
🌷🌷🌷
*GRUP 4*
❓1. Lika-Uluwatu
Tanya:
Assalamu'alaikum..
Sy ingin bertanya, apakah perilaku impulsif ini termasuk penyakit kejiwaan ? Berbahaya atau tidak ? Apakah bs terjadi hingga atai saat usia dewasa ? Lalu bagaimana terapi terbaik utk menekan perilaku impulsif ? Terimakasih atas waktu dan jawabannya🙏 wassalamu'alaikum..
Jawab:
1. perilaku impulsif bukan penyakit kejiwaan namun sifatnya gangguan mental terkait kemampuan kontrol diri pada anak, sehingga perilaku inpulsif belum sampai kepada penyakit kejiawaan...
2. Perilaku impulsif tidak berbahaya selama anak bisa melakukan kontrol diri ..namun biasanya pada masa anak2 masih kesulitan untuk melakukan kontrol perilaku sehingga diperlukan pengawasan yang intens baik dari pihak sekolah maupun orang tua dan akan semakin baik bila melibatkan psikolog agar dapat diperoleh informasi dan penanganan yang tepat.
3. Perilaku impulsif akan berdampak sampai dewasa bila tidak tertangani dgn baik pada masa kecil
4. Untuk melakukan terapi perlu melibatkan psikolog ato terapis perilaku sehingga bisa mendapatkan penanganan yang tepat
❓2. Nisa - Denpasar
Tanya:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokahtu...
Bagaimana mengatasi anak yg malas belajar namun rajin sekali tuk mengaji bahkan sudah hafal bbrpa juz Al-Qur'an.. tuk bergaul sesama tmnx d rmh aja tak mau, lebih memilih diam d rumah (menonton tv, maen hp sambil membaca murotal Qur'an d hp).. jika d ingetin tuk belajar, jawabx hanya "iya" namun tak beranjak tuk belajar, padahal sebentar lagi menjelang ujian ebtanas... Kok lebih cenderung k belajar hafalan Alquran nya di banding dgn belajar pelajaran umum...
Mohon solusinya..
Jazakallahu Khoiron🙏🏻
Jawab:
Terkait dengan anak yang lebih suka mengaji daripada belajar tentu dilihat permasalahannya apakah memang anak suka menghafal Al Qur'an karena minat pribadi ato krn anak merasa untuk belajar mengalami kesulitan saat belajar pelajaran umum..apabila anak memang tidak ada masalah dgn pelajaran umum dan juga tertarik dgn hafalan Al Qur'an maka tentunya ini suatu yang baik, namun bila anak merasa ada masalah dgn belajarnya dan menghafal Al Qur'an krn semata2 menghindari belajar pelajaran umum maka kemungkinan hal ini ada masalah dan mungkin bisa d komunikasikan dgn anak ato d bawa k psikolog untuk di diagnosis lebih lanjut permasalahan yg terjadi sehingga dapat dicarikan jalan keluar yang baik bagi anak.
tema *PSIKOLOGI*
📚Materi:
_*" Gangguan Perilaku Impulsif Pada Anak"*_
🎙Nara sumber:
*Bpk Trubus Raharjo. S.Psi, MSi Psikolog.*
*Sekilas Profil Pemateri*
Nama : _*Trubus Raharjo, S.Psi.,MSi., Psikolog*_
Alamat : _Pedawang RT. 02/ RW. 02. No. 303 Bae Kudus_
_*Pendidikan*_ :
_▪S1. Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta._
_▪S2. Magister Sain Psikologi Universitas Gadjah Mada_
_*Pekerjaan*_ :
Dosen Fak. Psikologi Universitas Muria Kudus
*TEMA : PSIKOLOGI*
Ahad, 1 Jumadats Tsani 1441 H / 26 Januari 2020
*MATERI:*
*GANGGUAN PERILAKU IMPULSIF PADA ANAK*
Sering melakukan tindakan tanpa memikirkan konsekuensinya? bisa jadi hal ini merupakan tanda dari perilaku impulsif.
Perilaku impulsif bukan hanya disebabkan karena pelakunya ceroboh atau malas berpikir panjang, namun sikap ini juga dapat dikaitkan dengan beberapa kelainan mental.
_Perilaku impulsif adalah kondisi saat seseorang mendapatkan dorongan untuk melakukan sebuah tindakan tanpa memikirkan konsekuensinya terlebih dahulu._
_Perilaku ini biasanya merupakan respons emosional pelaku terhadap kejadian yang dialaminya._
_Meskipun pelaku merasa sadar dengan apa yang di lakukan, pelaku cenderung tidak bisa mengendalikan dirinya ketika melakukan sebuah tindakan._
_Perilaku impulsif juga sering dikaitkan dengan rendahnya kemampuan self-control seseorang._
1⃣ *Penyebab Perilaku Impulsif*
Perilaku impulsif merupakan salah satu gejala dari kelainan mental.
Meskipun sudah banyak penelitian mengenai penyakit mental, belum ada satu pun yang bisa memastikan penyebab spesifik dari penyakit mental.
Selain karena ada kelainan pada otak, perilaku yang bersifat impulsif juga dapat terjadi akibat adanya faktor dari luar, seperti:
*Lingkungan*.
Faktor lingkungan juga berperan besar dalam kesehatan mental seseorang. Seorang anak yang dibesarkan di keluarga dengan penuh kekerasan, baik verbal maupun fisik, memiliki risiko tinggi untuk mengalami kelainan mental. ato di lingkungan yang tidsk kondusif
*2⃣ Gejala Perilaku Impulsif*
Seseorang yang sering berlaku impulsif biasanya dapat dikenali dengan beberapa gejala.
Gejala-gejala ini sering kali disalahartikan sebagai pengaruh sifat-sifat negatif, seperti pemalas dan overthinking.
_Berikut ini adalah beberapa gejala dari perilaku impulsif._
~ _Tidak Bisa Mengendalikan Diri_ Sikap tidak bisa mengendalikan diri ini bisa muncul dalam banyak kesempatan, mulai dari masalah sepele seperti tidak bisa menahan keinginan untuk memukul temennya, ato tidak bisa menahan emosi.
Ketika ditanya alasan melakukan tersebut, tidak tahu alasan tepatnya ia melakukan hal tersebut.
~ _Tidak Bisa Disiplin_
Sering menunda tugas merupakan salah satu gejala seseorang dengan perilaku impulsif. Biasanya, seseorang menunda tugas karena ia merasa tugas tersebut tidak menarik.
*3⃣ Kapan/Usia berapa saat terjadi*
Biasanya pada usia mulai 5 tahun anak dapat mempunyai perilaku impulsif, krn anak mulai mulai menyadari perilakunya baik dan buruknya
*4⃣ Penanganan Perilaku Impulsif*
Meskipun bukanlah hal yang selalu buruk, ada baiknya jika perilaku impulsif ini bisa dikurangi sedikit demi sedikit. _Perilaku impulsif dapat diminimalisir dengan beberapa cara berikut:_
~ _Berkonsultasi._
Anak yg impulsif rentan terkena penyakit mental, maka lebih baik Anda mencari pertolongan dari pihak profesional seperti psikolog atau terapis.
~ _Tanamkan Sikap-sikap Positif dalam Diri_
Salah satu masalah orang impulsif adalah ia sering kali memiliki pikiran negatif. bantu anak untuk melawan pikiran tersebut dan cobalah untuk menanamkan sikap positif dalam diri. Misalnya, latih diri anak untuk disiplin mulai dari hal-hal kecil. Dari sikap disiplin ini, lama kelamaan anak dapat belajar untuk mengendalikan respon emosional anak
🔚
🟡➿➿➿➿➿➿➿➿➿🟡
*TANYA JAWAB*
*GRUP 3*
❓1. Ana - Dps
Tanya :
1. apakah perilaku impulsif itu sama dengan Temperamental?
2. Bagaimana menghilangkan sifat impulsif yg terus berlanjut hingga dewasa bahkan berumahtangga? Sehingga mempengaruhi keharmonisan rumah tangga
Jawab:
1. Impulsif berbeda dgn temperamen, klo temperamen merupakan watak yang d bawa sejak lahir yang krn kondisi lingkungan menguatkan karakter temperamennya sedangkan impulsif adalah gangguan yang terjadi pada seseorang krn masalah tertentu yang menyebabkan seseorang mengalami dan melakukan impulsif.
❓2. Srie - Dps
Tanya :
Pak, Anak saya jadi korban pemukulan, dari anak yg sifat impulsif di lingkungan sekolahnya
Kami sbg orang tua tentu tidak bisa terima di pukul wajah dan kepala bag belakang berkali2.
Bagaimana kami harus menghadapi anak yg punya sifat seperti ini .. ?
Dan apa bahayanya jika kepala yg di pukul. Trimakasih
Jawab:
Tentu saat anak menjadi korban pemukulan merupakan kondisi yang tidak menyenangkan bagi anak maupun orang tua..hal ini dapat menjadikan trauma pada anak yang menjadi korban..Namun perlu di lihat apakah pelaku memang punya perilaku impulsif ato hanya spontan..apabila punya perilaku impulsif maka tentu perlu dikoordinasikan dgn pihak sekolah dgn orang tua dan mungkin perlu di usulkan penanganan oleh psikolog krn klo tidak ada penanganan khusus di khawatirkan akan ada korban lain yang akan terdampak dari perilakunya...Namun apabila pemukulan terjadi scara spontan maka cukup berkoordinasi dgn pihak sekolah terkait perilaku anak dan orang tua..karena klo hanya spontan biasanya ada sebab anak melakukan pemukulan dan itu perlu diselesaikan oleh sekolah
🌷🌷🌷
*GRUP 4*
❓1. Lika-Uluwatu
Tanya:
Assalamu'alaikum..
Sy ingin bertanya, apakah perilaku impulsif ini termasuk penyakit kejiwaan ? Berbahaya atau tidak ? Apakah bs terjadi hingga atai saat usia dewasa ? Lalu bagaimana terapi terbaik utk menekan perilaku impulsif ? Terimakasih atas waktu dan jawabannya🙏 wassalamu'alaikum..
Jawab:
1. perilaku impulsif bukan penyakit kejiwaan namun sifatnya gangguan mental terkait kemampuan kontrol diri pada anak, sehingga perilaku inpulsif belum sampai kepada penyakit kejiawaan...
2. Perilaku impulsif tidak berbahaya selama anak bisa melakukan kontrol diri ..namun biasanya pada masa anak2 masih kesulitan untuk melakukan kontrol perilaku sehingga diperlukan pengawasan yang intens baik dari pihak sekolah maupun orang tua dan akan semakin baik bila melibatkan psikolog agar dapat diperoleh informasi dan penanganan yang tepat.
3. Perilaku impulsif akan berdampak sampai dewasa bila tidak tertangani dgn baik pada masa kecil
4. Untuk melakukan terapi perlu melibatkan psikolog ato terapis perilaku sehingga bisa mendapatkan penanganan yang tepat
❓2. Nisa - Denpasar
Tanya:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokahtu...
Bagaimana mengatasi anak yg malas belajar namun rajin sekali tuk mengaji bahkan sudah hafal bbrpa juz Al-Qur'an.. tuk bergaul sesama tmnx d rmh aja tak mau, lebih memilih diam d rumah (menonton tv, maen hp sambil membaca murotal Qur'an d hp).. jika d ingetin tuk belajar, jawabx hanya "iya" namun tak beranjak tuk belajar, padahal sebentar lagi menjelang ujian ebtanas... Kok lebih cenderung k belajar hafalan Alquran nya di banding dgn belajar pelajaran umum...
Mohon solusinya..
Jazakallahu Khoiron🙏🏻
Jawab:
Terkait dengan anak yang lebih suka mengaji daripada belajar tentu dilihat permasalahannya apakah memang anak suka menghafal Al Qur'an karena minat pribadi ato krn anak merasa untuk belajar mengalami kesulitan saat belajar pelajaran umum..apabila anak memang tidak ada masalah dgn pelajaran umum dan juga tertarik dgn hafalan Al Qur'an maka tentunya ini suatu yang baik, namun bila anak merasa ada masalah dgn belajarnya dan menghafal Al Qur'an krn semata2 menghindari belajar pelajaran umum maka kemungkinan hal ini ada masalah dan mungkin bisa d komunikasikan dgn anak ato d bawa k psikolog untuk di diagnosis lebih lanjut permasalahan yg terjadi sehingga dapat dicarikan jalan keluar yang baik bagi anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar