Minggu, 06 Maret 2022

AMALAN-AMALAN BULAN SYA’BAN

SYA'BAN Ⓜ️enuju ®️amadhan 1443H
┈┉┉━━❁▪️◽▪️❁━━┉┉┈ 

#️⃣1️⃣
*AMALAN-AMALAN BULAN SYA'BAN*
 _yang biasa dilakukan oleh rasulullah dan para as-salafush-shalih, antara lain:_ 


🟣  *1. MEMPERBANYAK PUASA*
_*Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memperbanyak puasa pada bulan ini tidak seperti beliau berpuasa pada bulan-bulan yang lain.*_

πŸ“Œ Diriwayatkan dari 'Aisyah radhiallahu 'anha bahwasanya dia berkata, *"Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa sampai kami mengatakan bahwa beliau tidak berbuka, dan berbuka sampai kami mengatakan bahwa beliau tidak berpuasa. Dan saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyempurnakan puasa dalam sebulan kecuali di bulan Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada bulan Sya'ban."*
( _HR Al-Bukhari no. 1969 dan Muslim 1156/2721._ )

πŸ“Œ Begitu pula istri beliau Ummu Salamah radhiallahu 'anha mengatakan:
*"Saya tidak pernah mendapatkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa dua bulan berturut-turut kecuali bulan Sya'ban dan Ramadhan."*
( _HR An-Nasai no. 2175 dan At-Tirmidzi no. 736. Di-shahih-kan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan An-Nasai._ )

πŸ“Œ  Ini menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hampir berpuasa Sya'ban seluruhnya. *Para ulama menyebutkan bahwa puasa di bulan Sya'ban meskipun dia hanya puasa sunnah, tetapi memiliki peran penting untuk menutupi kekurangan puasa wajib di bulan Ramadhan.*
➖  Seperti shalat fardhu, shalat fardhu memiliki shalat sunnah rawatib, yaitu: qabliyah dan ba'diyah.  Shalat-shalat tersebut bisa menutupi kekurangan shalat fardhu yang dikerjakan. 
➖ Sama halnya dengan puasa Ramadhan, dia memiliki puasa sunnah di bulan Sya'ban dan puasa sunnah enam hari di bulan Syawwal. Orang yang memulai puasa di bulan Sya'ban insya Allah tidak terlalu kesusahan menghadapi bulan Ramadhan.


🟣  *2. MEMBACA AL-QUR'AN*

πŸ“Œ Membaca Al-Qur'an mulai diperbanyak dari awal bulan Sya'ban, sehingga ketika menghadapi bulan Ramadhan, seorang muslim akan bisa menambah lebih banyak lagi bacaan Al-Qur'an-nya.

πŸ“Œ  Salamah bin Kuhail rahimahullah berkata:
*"Dulu dikatakan bahwa bulan Sya'ban adalah bulan para qurra' (pembaca Al-Qur'an)."*  

➖ Begitu pula yang dilakukan oleh *'Amr bin Qais* rahimahullah _*apabila beliau memasuki bulan Sya'ban beliau menutup tokonya dan mengosongkan dirinya untuk membaca Al-Qur'an.*_
( _Lihat: Lathaiful-Ma'arif libni Rajab Al-Hanbali hal. 138._ )


🟣  *3. MENGERJAKAN AMALAN-AMALAN SHALIH*

Seluruh amalan shalih disunnahkan dikerjakan di setiap waktu. Untuk menghadapi bulan Ramadhan para ulama terdahulu membiasakan amalan-amalan shalih semenjak datangnya bulan Sya'ban, sehingga mereka sudah terlatih untuk menambahkan amalan-amalan mereka ketika di bulan Ramadhan. 

πŸ“Œ Abu Bakr Al-Balkhi rahimahullah pernah mengatakan:
*"Bulan Rajab adalah bulan menanam, bulan Sya'ban adalah bulan menyirami tanaman dan bulan Sya'ban adalah bulan memanen tanaman."*

πŸ“Œ  Dan dia juga mengatakan:
*"Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, bulan Sya'ban seperti awan yang membawa hujan dan bulan Ramadhan seperti hujan. Barang siapa yang tidak menanam di bulan Rajab dan tidak menyiraminya di bulan Sya'ban bagaimana mungkin dia memanen hasilnya di bulan Ramadhan."* 
( _Lihat: Lathaiful-Ma'arif libni Rajab Al-Hanbali hal. 130._ )


🟣  *4. MENJAUHI PERBUATAN SYIRIK DAN PERMUSUHAN DI ANTARA KAUM MUSLIMIN*

πŸ“Œ Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutkan bahwa Allah subhanahu wa ta'ala akan mengampuni orang-orang yang tidak berbuat syirik dan orang-orang yang tidak memiliki permusuhan dengan saudara seagamanya. 

➖  Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
*"Sesungguhnya Allah muncul di malam pertengahan bulan Sya'ban dan mengampuni seluruh makhluknya kecuali orang musyrik dan musyahin."*
( _HR Ibnu Majah no. 1390. Di-shahih-kan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Ibni Majah_  )

➖ *Musyahin adalah orang yang memiliki permusuhan dengan saudaranya.*

πŸ“Œ  Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga secara khusus tentang orang yang memiliki permusuhan dengan saudara seagamanya:
*"Pintu-pintu surga dibuka setiap hari Senin dan Kamis dan akan diampuni seluruh hamba kecuali orang yang berbuat syirik kepada Allah, dikecualikan lagi orang yang memiliki permusuhan antara dia dengan saudaranya. Kemudian dikatakan, 'Tangguhkanlah kedua orang ini sampai keduanya berdamai. Tangguhkanlah kedua orang ini sampai keduanya berdamai. Tangguhkanlah kedua orang ini sampai keduanya berdamai'"*
( _HR Muslim no. 2565/6544._ )

_Oleh karena itu sudah sepantasnya kita menjauhi segala bentuk kesyirikan baik yang kecil maupun yang besar, begitu juga kita menjauhi segala bentuk permusuhan dengan teman-teman muslim kita._


━━•❅❖━❖❅•━━━
✍🏿 Ustadz Sa'id Yai Ardiansyah, Lc.,M.A. _hafidzahullah_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar