ANAKKU, JIKA TELAH TERPUTUS AMALKU SETELAH MATIKU, MAKA ENGKAULAH HARAPANKU
Tahukah engkau saudaraku, salah satu doa yang mustajab? Yaitu doa dari seorang anak yang shalih untuk orang tuanya. Sambutlah kembali hadiah nabawiyah ini, saudaraku.
Sahabat yang mulia Abu Hurairah radhiallahu 'anhu menuturkan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: Sungguh, Allah benar-benar mengangkat derajat seorang hamba-Nya yang shalih di surga,"
Maka ia pun bertanya: "Wahai Rabbku, bagaimana ini bisa terjadi?"
Allah menjawab: "Berkat istighfar anakmu bagi dirimu". (Hadits shahih. HR. Ahmad, no. 10232)
Istighfar di sini maksudnya permohonan ampunan kepada Allah Ta'ala dari seorang anak buat orangtuanya dalam bentuk doa.
Sebagaimana penjelasannya dalam hadits yang lain, masih dari sahabat yang sama Abu Hurairah radhiallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
.
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
.
"Ketika seorang manusia meninggal, maka putuslah amalannya darinya kecuali dari tiga hal, (yaitu) sedekah (amal) jariyah, atau ilmu yang dimanfaatkan, dan anak shalih yang mendoakannya."
(Hadits shahih. HR. Muslim, no. 1631
Nah, saudaraku. Janganlah engkau enggan untuk berdoa demi kebaikan orang tuamu. Hanya Allah lah yang mampu Memberi petunjuk dan membukakan pintu hati kedua orang tuamu. Mintalah pada-Nya, karena tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya. Memohonlah terus pada-Nya dan jangan pernah bosan meski kita tidak tahu kapankah doa kita akan dikabulkan. Pun seandainya Allah tidak berkehendak untuk memberi mereka petunjuk hingga ajal menjemput mereka, ingatlah bahwa Allah tidak pernah mendzalimi hamba-Nya.
Janganlah berhenti berdoa saudaraku, karena tentu engkau sudah tahu bahwa doa seorang anak shalih untuk orang tuanya tidaklah terputus amalannya meski kedua orang tuanya sudah meninggal
.
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar