Diantara adab anak terhadap orang tua
Pertama kali yang perlu diperhatikan dalam mengajarkan kewajiban beretika kepada orang tua, adalah menyadarkan anak bahwa hal itu merupakan *perintah Allah* ta'ala. Jadi, beretika kepada orang tua itu adalah *ibadah yang mendatangkan pahala*. Di dalam al-Qur'an ditegaskan,
"وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا".
Artinya: "Berbuat baiklah kepada orang tua". QS. Al-Baqarah (2): 83.
Lalu diterangkan kepada anak mengapa Allah memerintahkan hal tersebut? Antara lain karena *jasa orang tua terhadap anak yang tak terhingga besarnya dan tak terhitung banyaknya.* Sebagaimana yang diingatkan Allah ta'ala,
"وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ".
Artinya: "Kami telah memerintahkan kepada manusia untuk berbakti kepada ibu bapaknya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah bertambah lemah dan menyapihnya ketika usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu". QS. Luqman (31): 14.
Baru kemudian ajari anak beberapa etika kepada orang tua. Antara lain:
*1. Wajib taat kepada orang tua,* kecuali bila mereka memerintahkan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama. [QS. Luqman (31): 15].
*2. Berlemah lembut dalam bersikap dan bertutur kata*. [QS. Al-Isra' (17): 23].
*3. Merendahkan diri di hadapan mereka.* [QS. Al-Isra' (17): 24].
*4. Sering mendoakan kebaikan untuk mereka.* [QS. Al-Isra' (17): 24].
*5. Mencium kedua tangan mereka,* sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang. Aisyah radhiyallahu'anha menceritakan kasih sayang yang terjalin antara Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam dengan putrinya; Fathimah radhiyallahu'anha,
"وَكَانَتْ إِذَا دَخَلَتْ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ إِلَيْهَا فَقَبَّلَهَا وَأَجْلَسَهَا فِي مَجْلِسِهِ، وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ عَلَيْهَا قَامَتْ مِنْ مَجْلِسِهَا فَقَبَّلَتْهُ وَأَجْلَسَتْهُ فِي مَجْلِسِهَا".
"Bahwa Fatimah bila berkunjung kepada Nabi shallallahu'alaihiwasallam, maka beliaupun berdiri menghampirinya dan menciumnya lalu mempersilahkannya untuk duduk di tempat duduknya. Dan Nabi shallallahu'alaihiwasallam apabila mengunjunginya, Fatimah juga bangkit dari tempat duduknya lalu menciumnya serta mempersilahkannya untuk duduk di tempat duduknya". HR. Tirmidzy dan dinilai sahih oleh al-Hakim juga adz-Dzahaby.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Bergabung di grup parenting sunnah (Akhwat)*
🌎 *Follow Akun Dakwah Parenting Sunnah & Salaf Project*
📷 *Instagram*
*Telegram*
📝 *informasi pendaftaran : http://bit.ly/GabungParentingSunnah*
📹 *YouTube*
💝 Dikelola oleh Salaf Project
💝 Tim Admin Group WA Parenting Sunnah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar