Jumat, 20 Januari 2023

Memejamkan Mata Saat Shalat Dan Berdoa

Memejamkan Mata Saat Shalat Dan Berdoa



✍🏻 Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah

Ada banyak diantara kita yang saat shalat atau berdoa nyaris full dengan mata terpejam. Tidak diragukan lagi ini jelas menyelisihi Sunnah. Beberapa argumentasi yang menunjukkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam shalat dalam keadaan mata terbuka dan *dibencinya shalat atau berdo'a dengan mata terpejam.*

Dari Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma menceritakan:

رَأَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ وَهُوَ يُصَلِّي بَيْنَ يَدَيْ النَّاسِ

_"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melihat dahak di arah kiblat masjid, sedang beliau dalam keadaan shalat di hadapan manusia"._ [HR. Bukhari no.753]

Hadits di atas jelas menunjukkan *Nabi shalat matanya tidak sambil terpejam* karena beliau sampai bisa melihat dahak. Tidak mungkin beliau bisa melihatnya kalau shalatnya sambil memejamkan mata. Kita pun mungkin semua telah tahu bahwa saat berdiri shalat, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengarahkan matanya ke tempat sujudnya dan saat tasyahud, maka beliau mengarahkan matanya pada ujung telunjuknya sambil membaca doa tasyahud. Ini semua menunjukkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam itu shalat sambil terbuka matanya.

Atas dasar ini maka pada dasarnya, sepakat *para Ulama membenci shalat sambil memejamkam mata,* walau mereka berbeda pendapat kalau hal itu dilakukan karena alasan kekhusyuan. Bahkan diantara Ulama ada yang menyatakan shalat sambil mata terpejam itu *menyerupai ibadahnya Yahudi.*

Perhatikan perkataan dari Ibnu Rajab rahimahullah berikut: "Adapun shalat sambil memejamkan mata, maka para Ulama berselisih pendapat. *Mayoritas Ulama membencinya.* Ini adalah pendapat Abu Hanifah, At Tsuur, Al Laa'its, dan Ahmad rahimahumullah.

Imam Mujjahid rahimahullah mengatakan: *"Memejamkan mata termasuk perbuatan orang Yahudi".* (Fathul Bari VI:443)

Benar, beberapa Ulama membolehkan shalat atau berdoa sambil menutup mata jika itu terjadi sesekali karena ada sesuatu dihadapkannya yang benar-benar akan mengganggu kosentrasinya saat shalat. Tetapi ingat, itu bukan setiap kali shalat atau berdoa selalu memejamkan mata dengan alasan untuk kosentrasi. Tindakan ini jelas *menyelisihi sunnah*.

Berikut beberapa fatwa Ulama dalam masalah memejamkan mata saat shalat atau berdoa,

Ibnul Qayim rahimahullah berkata: *"Bukan termasuk sunnah Nabi* shallallahu 'alaihi wa sallam, memejamkan mata ketika shalat". (Zadul Ma'ad 1/283)

Syaikh Al-Utsaimin rahimahullah berkata: "Memejamkan mata saat shalat, maka para Ulama telah menyebutkan bahwa hal itu *dibenci.* Kecuali bila ada sebab, seperti di hadapan seseorang yang sedang shalat ada yang menyibukkan atau sinar yang terlalu tajam, maka dalam kondisi semacam ini boleh ia memejamkan kedua matanya untuk menghindari bahaya tersebut.

Adapun dugaan sebagian manusia bahwa dengan memejamkan mata saat shalat itu bisa lebih menimbulkan khusyu, maka saya khawatir itu *jebakan setan* untuk menjerumuskan dia dalam perkara yang dibenci tanpa dia sadari. Sekiranya ia membiasakan dirinya baru dapat khusyu bila shalat sambil memejamkan mata, maka sebenarnya inilah sumber masalah yang menjadikan dia merasa lebih khusyu shalat sambil memejamkan mata dibandingkan shalat sambil membuka kedua matanya". (Majmu Fatawa wa Rasail Al-Utsaimin XIII:299)

Syaikh bin Baaz rahimahullah berkata: *"Memejamkan mata dalam shalat dibenci dan tidak termasuk dari sunnah,* adapun memejamkan, maka tidak disyari'atkan, bahkan dia dibenci, bahkan sebagian Ahli Ilmu berkata, hal ini termasuk amalan Yahudi". https://binbaz.org.sa/fatwas/15386/

Syaikh Al Albani rahimahullah berkata: "Adapun yang dilakukan sebagian orang yang saat shalatnya memejamkan matanya dalam shalat, maka ini adalah *waro' yang berlebihan".* (Ashlu Shifat Shalat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hal. 233)

Kesimpulan, *biasakanlah shalat atau berdoa dengan mata sambil terbuka.* Membiasakan shalat atau berdoa dengan mata terpejam tanpa ada udzur syar'i dibenci, bahkan sebagian Ulama menyebutnya menyerupai Yahudi.

http://dakwahmanhajsalaf.com/2019/05/memejamkan-mata-saat-shalat-dan-berdoa.html

•┈┈•••  ❁🌻💠🌻❁  •••┈┈• 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar