Selasa, 11 Januari 2022

Menyiapkan Bekal Untuk Kehidupan Yang Kekal

ﺑِﺴْﻢِاللّٰهﺍﻟﺮَّﺣْﻤٰﻦِﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢ


Ada orang yang lupa, kemana ia pada akhirnya akan Kembali

Ada orang yang nekat korupsi, memakan riba, menipu, menjual kehormatan, tak peduli haram, asal ia dapat memiliki tempat tinggal yang nyaman dan besar, namun ia tidak pernah peduli dengan keadaan tempat tinggalnya kelak di alam kubur, apakah ia akan mendapatkan kenyamanan, apakah ia akan selamat dari azab dan himpitan.

Ada orang yang sanggup bekerja keras, siang malam, banting tulang, peras keringat, tak peduli lelah, asal ia bisa membayar cicilan kredit kendaraan yang mewah, namun anehnya ia tak sanggup jika untuk menabung membeli hewan kurban, berangkat haji atau umroh.

Ada orang yang mampu membeli bahan terbaik, merk terbaik, model terbaik, tempat terbaik, asal ia dapat tampil dengan mengenakan pakaian yang bagus, namun entah mengapa ia begitu sangat perhitungan ketika membeli baju syari, ketika membelikan baju untuk anak yatim dan fakir miskin.

Ada orang yang rela menunggu antri, bersusah payah masak, menyiapkan bahan terbaik, resep terbaik, asal ia dapat menyantap makanan yang enak dan lezat, namun lisannya menjadi begitu berat ketika diperintahkan untuk berdzikir, membaca Al Qur'an dan menjalankan puasa.

Ada orang yang semangat pergi ke salon, senam aerobic, ketempat fitnes, menjaga pola makan yang sehat, diet, memakai skincare mahal, minum ramuan dan vitamin, asal ia mendapat wajah yang cantik, kulit yang mulus, tubuh yang ideal, namun sayangnya ia begitu malas bahkan enggan jika diperintahkan menutup auratnya.

Dan ada orang yang mau melakukan apa saja, berangkat pagi pulang petang, tak peduli berat, tak peduli jauh, tak peduli hujan atau panas, semua rintangan di hadapi, asal ia memiliki banyak harta dan dapat mewujudkan impian dunianya, namun sayangnya ia tak pernah peduli dengan kondisi kehidupan di akhiratnya kelak.

Sungguh sering kali kebanyakan dari kita sibuk menyiapkan hidup enak, tapi lupa menyiapkan mati enak.

Padahal tak sedikit dari mereka ketika bersungguh-sungguh sedang mengejar dunia dan belum sempat menikmati semua, namun ajal terlebih dahulu menjemputnya.

Maka sebagai orang yang beriman, yang cerdas dan berakal, jangan sampai kita didunia ini lalai dan tertipu, sehingga lupa menyiapkan bekal amal shalih untuk akhirat, sebagaimana Allah memperingatkan kita semua.

_"Dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)"
(Qs. Al-Hasyr : 18)

بَارَكَ اللّٰه فِيْكُمْ


Tidak ada komentar:

Posting Komentar