SEMUA MASALAH PASTI ADA JALAN KELUARNYA
Setiap manusia pernah mengalami atau mendapatkan musibah.
Tapi, tak jarang kita malah mengeluh terhadap musibah tersebut, tanpa kita sadari bahwa musibah tersebut juga merupakan nikmat yang besar.
Dan sudah sepatutnya kita bersyukur dan bersabar saat ditimpa musibah.
Mengapa demikian?
Mari kita simak hadist dari Anas bin Malik,
beliau ﷺ bersabda, "Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat.
Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka.
Barangsiapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah. Barangsiapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka."
*(HR. Ibnu Majah no. 4031, hasan kata Syaikh Al Albani)*
Dari hadist di atas hal yang harus kita pamahi, dengan adanya hal itu yang dapat meninggikan derajat seorang Muslim di sisi Allah.
Selain itu, ujian ini juga sebagai tanda cinta Allah kepada hambaNya, yang menunjukkan kualitas keimanan hamba tersebut.
Musibah yang didapat juga sebagai pembersih dosa di dunia, artinya jika Allah menginginkan kebaikan pada hamba,
Dia akan segerakan hukumannya di dunia dengan diberikan musibah yang ia tidak suka sehingga ia keluar dari dunia dalam keadaan bersih dari dosa.
Sehingga, kita juga harus bersyukur saat Allah memberi kita musibah.
Selanjutnya, saat mendapatkan musibah, Allah juga akan memberikan pahala yang besar kepada hambaNya,
apabila ia ridho terhadap ketetapan Allah tersebut dengan sabar.
Dalam Tuhfatul Ahwadzi disebutkan,
"Hadits di atas adalah dorongan untuk bersikap sabar dalam menghadapi musibah setelah terjadi dan bukan maksudnya untuk meminta musibah datang karena ada larangan meminta semacam ini."
Semoga Allah memberikan kita taufiq agar bisa sabar saat mendapatkan ujian dan kita tidak lagi mengeluh terhadap cobaan tersebut.
Wallahu a'lam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar